Suara.com - Tan Megawati, perempuan berusia 59 tahun yang mengemudikan mobil sembari telanjang dada dan melakukan tabrak lari di Jalan Mangga Dua, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2017), diperiksa secara intensif oleh aparat kepolisian.
Wakapolres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Asep Guntur mengakui, peristiwa tersebut sempat viral setelah videonya ramai berseliweran di media sosial.
“Peristiwa menghebohkan itu benar terjadi, Rabu pagi, sekitar pukul 09.30 WIB. Perempuan yang mengendarai mobil Toyota Agya bernomor polisi B 1752 URG itu memacu mobilnya dari arah selatan ke utara dengan kecepatan yang normal,” tutur Asep seperti dilansir Tribratanews, Kamis (19/10/2017).
Ketika mobil perempuan itu melintasi jalan di depan kompleks makam Habib Sayyid Abubakar, dia menabrak seorang pengemudi motor.
Pengemudi motor itu terhempas. Bukannya berhenti, Megawati malah kembali memacu mobilnya hingga menabrak mobil taksi yang baru keluar dari Hotel Le Grendeur.
Setelah menabrak pengendara lain untuk kali kedua, Megawati tak juga mau berhenti. Ia melaju kencang, hingga akhirnya menabrak bajaj yang berada di depan mobilnya.
Warga yang marah segera mengepung mobil tersebut. Mereka memaksa perempuan itu turun untuk bertanggungjawab.
Namun, bukannya turun, Megawati malah melepas seluruh baju dan pakaian dalamnya hingga tampak setengah telanjang.
”Personel kami di lokasi kejadian langsung mengamankan perempuan itu dan mobilnya. Itu untuk mencegah aksi yang tak diinginkan,” terangnya.
Baca Juga: Mau Didemo, Polisi Ketat Jaga Kawasan Sekitar Hotel Alexis
Berita Terkait
-
Megawati Nekat Telanjang Dada karena Dikepung Massa di Mangga Dua
-
Megawati Kecelakaan di Sawah Besar, Terjadi Tabrakan Beruntun
-
Keluarkan Kepala dari Jendela Mobil, Perempuan "Topless" Tewas
-
Pemilik T1 Sauna Tempat Pesta Gay Kabur Keluar Negeri
-
Prostitusi Gay, Pengelola T1 Sauna Beri Diskon Pengunjung Bertato
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'