Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menangkap dua tersangka kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di kawasan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jalan Parangtritis Desa Pangungharjo pada September lalu.
"Dua pelaku pencurian dengan pemberatan itu semuanya warga luar Bantul, yaitu RL (21) dan RA (32) yang keduanya sama-sama warga Binduriang Rejang Lebong, Bengkulu," kata Kasatreskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo saat pers rilis pengungkapan kasus itu di Mapolres Bantul, DIY, Kamis (19/10/2017).
Menurut dia, dua tersangka pencurian dengan pemberatan diamankan petugas pada 19 September 2017 atau tidak kurang dari satu kali 24 jam setelah kasus yang terjadi pada 18 September pukul 15.45 WIB itu dilaporkan ke polisi.
Ia mengatakan, penangkapan kedua tersangka yang di wilayah Bantul mereka tinggal di indekos wilayah Karangbendo, Desa Banguntapan Bantul itu berdasarkan pengembangan dan penyelidikan polisi setelah menerima laporan dan memeriksa saksi-saksi maupun korban pencurian.
Setidaknya ada tiga saksi yang diperiksa untuk mencari petunjuk pelaku, yaitu Rindang Asmarajati (43) yang merupakan korban asal pedukuhan Canden Jetis Bantul, Wahyuni (30) warga Panggungharjo Sewon dan Laredo (20) warga Prenggan Kotagede Yogyakarta.
"Selain mengamankan dua tersangka, petugas juga menyita barang bukti yaitu satu sweater warna hitam, sebuah celana panjang hitam, sabuau televisi warna silver dan satu buah kipas angin putih. Barang bukti ini yang akan dibawa dalam persidangan," katanya.
Kasatreskrim menjelaskan, awal mula kasus pencurian dengan pemberatan di SPBU Jalan Parangtritis tepatnya Dusun Pandes Panggungharjo itu ketika pelapor sedang mengisi bahan bakar minyak dan kemudian ke luar mobil untuk mengecek ban belakang kiri yang ternyata kempes.
Namun demikian, dia melanjutkan, setelah korban kembali ke depan dan melihat pintu mobil belakang dalam keadaan terbuka dan kemudian dicek tas warna coklat milik korban yang ada di kursi mobil sudah tidak ada.
Baca Juga: Apes, Pencuri Motor Ditangkap karena Masuk Jalur Cepat
"Korban saat itu mengaku habis dari bank mengambil uang, dan kedua pelaku sudah mengetahui sejak awal, bahkan informasi yang kami peroleh pelaku ini juga sebelumnya pergi ke bank yang sama dengan si korban," katanya.
Ia mengatakan, atas kejadian itu, korban yang merupakan PNS itu mengalami kerugian tas berisi uang Rp3 juta, dua buah hardisk eksternal, empat buah flasdisk, buku tabungan bank, satu buah kartu kredit dan kartu NPWP atas nama SMK Negeri 2 Sewon dan NPWP atas nama Rindang Asmarajati. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!