Suara.com - Jenazah dua warga negara Indonesia (WNI) korban tanah longsor pada Sabtu (21/10/2017) sudah dievakuasi. Longsor terjadi di TAR College Tanjung Bungah, Penang, Malaysia.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan bahwa kedua korban WNI tersebut bernama Hosrin dan Erwin asal Dawang, Tambak, Gresik, Jawa Timur. Musibah tanah longsor tersebut terjadi Sabtu sekitar pukul 09.10 waktu setempat.
Media setempat melaporkan bahwa tebing setinggi 10 meter longsor menimpa lokasi konstruksi yang berada di dekat Tunku Abdul Rahman College di Tanjung Bungah tersebut.
Sejak diperoleh informasi musibah tersebut, Satgas Perlindungan WNI KJRI Penang langsung menuju lokasi kejadian dan terus berkoordinasi serta memantau proses pencarian.
"Sekitar pukul 23.00 (waktu setempat) jenazah Hosrin berhasil dievakuasi, sementara jenazah Erwin ditemukan Minggu dinihari sekitar pukul 02.00. Keluarga sudah kami hubungi untuk melakukan identifikasi secara visual," kata Pejabat Fungsi Konsuler KJRI Penang Neni Kurniati.
Kedua WNI tersebut adalah pekerja resmi di syarikat Choong Cons Penang. Sdn. Bhd. Menurut manajemen perusahaan tersebut hanya Hosrin dan Erwin yang berstatus WNI di antara total 14 korban tanah longsor tersebut. Sementara korban lain berasal dari Tiongkok, Bangladesh, Pakistan dan Myanmar.
Jenazah Hosrin dan Erwin saat ini berada di General Hospital Pulau Penang untuk dilakukan visum et repertum. Segera setelah proses visum selesai, keduanya akan diserahkan kepada keluarga masing-masing yang saat ini sudah berada di Penang.
Jenazah Hosrin menurut rencana akan dipulangkan oleh keluarganya ke Gresik, sedangkan jenazah Erwin akan dimakamkan oleh keluarganya di Kuala Lumpur. KJRI Penang akan membantu proses pemulangan kedua jenazah tersebut dan akan memberikan pendampingan kepada keluarga untuk memastikan bahwa semua hak-hak almarhum akan dipenuhi oleh perusahaan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Peras Warga Cina Usai Kirim Foto Telanjang, WNI Ditangkap
-
Kisah Hairul, WN Malaysia Jadi Gelandangan karena Agnes Monica
-
WN Malaysia yang Hebohkan Polda Ternyata Suami Agnes Monica
-
WN Malaysia yang Tinggalkan Koper Pernah Terlibat Kasus Pidana
-
Pemilik Koper Mencurigakan di Polda Ternyata Warga malaysia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Ketua DPRD DKI Minta 13 Sungai Jakarta Dikeruk hingga 5 Meter untuk Halau Banjir
-
Adies Kadir Bukan lagi Kader, Bahlil: Golkar Sudah Wakafkan untuk Jadi Hakim MK
-
Suap Pengurusan Jabatan di Kabupaten Ponorogo: Saksi dari Dokter Mangkir, KPK Beri Peringatan Keras!
-
Kajari Sleman Minta Maaf di DPR, Siap Jalankan Instruksi Hentikan Kasus Hogi Minaya
-
Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!