Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menuai kritik dari banyak pihak, karena melontarkan pernyataan yang dianggap tak berpihak pada kaum perempuan korban pemerkosaan.
Pernyataan Jenderal Tito yang dipersoalkan adalah, ia membolehkan aparat kepolisian memberikan pertanyaan kepada korban perkosaan mengenai apakah merasa baik-baik saja setelah diperkosa.
Selain itu, pernyataan Tito yang dipermasalahkan adalah, ia membolehkan aparat menanyakan kepada korban pemerkosaan apakah merasa nyaman saat diperkosa. Kedua pernyataan itu diucapkan Tito saat diwawancarai BBC Indonesia tanggal 19 Oktober 2017.
Kritik terhadap Tito tak hanya dilontarkan aktivis perempuan maupun HAM, melainkan juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Yembise.
Bahkan, Menteri Yohana memastikan bakal melayangkan surat untuk meminta klarifikasi Jenderal Tito mengenai kedua pernyataan kontroversial tersebut.
"Saya sudah dapat laporan itu. Jadi, saya sedang menulis satu surat yang akan saya tujukan kepada Pak Tito, agar dia melihat sesuatu dengan prinsip responsitf gender. Karena ada hak-hak perempuan yang harus dijaga," kata Yohana kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/10/2017).
Yohana menuturkan, ia tengah menyusun surat tersebut karena ada sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan Kementeriannya untuk disampaikan kepada Kapolri.
"Kami sedang mengkaji ini, baru nanti merespons ke Pak Tito," tandasnya.
Baca Juga: DPR Uji Kelaikan, Todung Mulya Lubis Calon Dubes Norwegia
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi