Lagi pula, Djarot mengklaim dirinya tak menerima undangan untuk menghadiri upacara pelantikan Anies-Sandi di Istana Negara.
"Kalau aku melihat, lebih bagus konsentrasi dengan keluarga dong. Aku merasa lebih bermanfaat ke Labuan Bajo. Kehadiran aku di sana justru lebih bermanfaat,” tuturnya.
Djarot menjelaskan, ia dan istri serta ketiga putrinya mendapat sambutan hangat bersahabat dari pemerintah maupun warga NTT.
Bahkan, Djarot menuturkan, bupati setempat mengungkapkan senang karena daerahnya dikunjungi Djarot beserta keluarga.
“Sewaktu datang ke sana, bupatinya bilang seperti ini, ‘Wah, aduh, terima kasih Pak Djarot, karena kami dijadikan prioritas bapak,” tukasnya.
Karenanya, ia tak memedulikan kritik maupun kecaman yang dilontarkan sejumlah pihak kepada dirinya karena tak menghadiri sertijab Anies-Sandi.
Apalagi, Djarot menegaskan sudah menyiapkan banyak hal untuk menyukseskan sertijab Anies-Sandi. Misalnya, menyiapkan buku memori jabatan maupun merapikan ruang kerja untuk Anies maupun Sandi.
“Kenapa sih, seringkali bicara yang remeh temeh, tapi kita melupakan substansinya. Aku tak suka, mari kita bicara soal substansinya. Soal transisinya, semua sudah kami siapkan,” terangnya.
Djarot lantas mengakui, dirinya tak menyaksikan prosesi pelantikan maupun pidato politik Anies-Sandi karena terlampau menikmati suasana liburannya di Labuan Bajo.
Baca Juga: Rizieq Jadi Panutan, Profesional Muslim Semakin Konservatif
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap
-
Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun
-
Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi
-
Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi
-
Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia