Suara.com - Pemilik warung makan Mysore di India bagian Selatan, Melahalli Ramanna, tega menghukum seekor tikus gara-gara mengambil makanan. Dia mengikat tikus pada stoples kosong, lalu menyiksanya pakai tongkat.
Video penyiksaan yang dibuat pelaku kemudian viral di media sosial. Dikutip dari Daily Mail, Melahalli Ramanna mengikat keempat kaki tikus dengan tali warna hijau.
Melahalli jengkel karena tikus mencuri makanan setiap malam, bahkan juga menghancurkan beberapa barang.
Sampai akhirnya dia berhasil menangkapnya dan menyiksanya. Saat tikus malang merintih kesakitan, Melahalli berulang kali bertanya pada tikus, “Apakah kamu akan memakan tepung gram dan gandum lagi?”
Saat kekerasaan terjadi, orang-orang di sekitar warung terdengar tertawa dan mengatakan video ini nanti akan lebih bagus jika ditambahkan musik. Penjaga toko ikut memukul tikus dengan keras dan tikus jatuh ke lantai.
Petugas kesejahteraan hewan dari Anthony Rubin mengecam aksi Melahalli.
“Ini benar-benar video yang mengganggu. Saya tidak tahu apa yang terjadi pada dunia. Bagaimana bisa seseorang menyiksa binatang seperti itu?” katanya.
“Orang-orang ini adalah ancaman serius bagi masyarakat dan harus ada tindakan terhadap orang ini sehingga dia tahu apa yang benar dan apa yang salah. Ini adalah siksaan.”
Awal tahun 2017, juga terjadi penyiksaan tikus di Kota Zhuhai, Guangdong, Cina. Seekor tikus disiksa karena mencuri beras di toko.
Tubuhnya digantung dan keempat kakinya diikat tali.
Foto-foto tikus malang tersebut beredar di media sosial Cina Weibo. Dalam foto tersebut terdapat kertas yang bertuliskan, "Cuma ini yang bisa kau lakukan? Bahkan jika kau memukuliku sampai mati, aku tak akan mengaku telah mencuri beras di rumahmu."
Kejadian ini membuat banyak netizen kasihan terhadap nasib tikus.
"Sangat disayangkan beberapa orang membenci tikus."
"Saya kasihan tikus. Ini hanya hewan kecil. Ini pasti akan mati jika diperlakukan seperti ini," tulis netizen. (Maidian Reviani)
Tag
Berita Terkait
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
-
Ulasan Novel Tanah Para Bandit: Ketika Hukum Tak Lagi Memihak Kebenaran
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Bupati Pekalongan Kena OTT KPK, Pernah Viral 'Takut Diperiksa Penegak Hukum'
-
DPR Desak Indonesia Keluar dari BoP, Dinilai Langgar Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Diprediksi Jadi 'Matahari Baru' di Pilpres 2029, Ini Pemicunya
-
40 Anak Tewas di Minab Akibat Serangan: Cerita Warga Iran saat Serangan
-
DPRD DKI Soroti Proyek JSDP: Galian Dibiarkan Dua Tahun, Warga Keluhkan Macet Parah
-
Khamenei Tewas Diserang AS, Menlu China Gelar Diplomasi Kilat dengan 3 Negara
-
Kesaksian Warga & Turis Saat Serangan Iran ke UEA: Ini Bukan Dubai
-
Di Balik Jerat Jual Beli Bayi: Kerentanan Ibu, Jebakan Medsos, dan Lenyapnya Hak Anak
-
Dunia Memanas: Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Wamen HAM Mugiyanto Terjebak di Qatar Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran: 3 Hari Belum Ada Kepastian