Roger Federer bermain garang ketika mengalahkan petenis Argentina Juan Martin del Potro 6-7(5) 6-4 6-3 dalam final, untuk meraih gelar Swiss Indoors kedelapan, Minggu (29/10/2017) waktu setempat.
Petenis favorit setempat berusia 36 tahun itu pernah dikalahkan oleh Del Potro secara berturut-turut di final Basel 2012 dan 2013. Namun dalam pertandiangan kali ini, Roger mampu kembali menunjukkan kualitas dirinya sebagai petenis nomor satu dunia untuk mengalahkan lawannya.
Sementara itu unggulan keempat Del Potro, pada pertandingan final itu sempat mematahkan servis lawan pada game pertama dari set penentuan, namun Feerer mampu kembali menggebrak.
"Saya berharap akan bisa bertemu anda di London," kata Federer.
Kemenangan ini mengantarkan petenis kelahiran Swiss, 8 Agustus 1981 semakin banyak memperoleh mahkota juara. Sebelum ini, Roger telah diakui sebagai salah satu petenis terbaik di dunia saat ini. Ia sempat menempati peringkat pertama dunia dari 2 Februari 2004 hingga 18 Agustus 2008 dan kemudian dari 6 Juli 2009 hingga kini.
Saat ini Roger menjadi petensi dengan pemegang rekor gelar Grand Slam tunggal putra terbanyak sepanjang sejarah dengan 19 gelar. Banyak dari kalangan komentator, analis, petenis aktif, dan mantan petenis menganggapnya sebagai petenis terbaik sepanjang masa.(Antara)
Berita Terkait
-
AS Terbuka Bisa 'Bantu' Indonesia di Asian Games 2018, Kok Bisa?
-
Bela Rekan Sejawat, Petenis Cantik Ini Bungkam Nyinyiran Warganet
-
Christo Raih Emas, Indonesia Tempati Peringkat Kedua Klasemen
-
Meme Kocak Cabang-cabang Olahraga, dari Lucu hingga Baper
-
Lepas Kontingen SEA Games, Jokowi Duel Lawan Susy Main Tenis Meja
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer
-
Larangan Jelas, Bahaya Nyata: Mengapa Pelanggaran Merokok saat Berkendara Terus Berulang?
-
Guru Honorer Digaji Rp 300 Ribu, Kalah dari Petugas Partai: DPR Usul Pembayaran dari APBN Saja