Ilustrasi pesawat Citilink [Suara.com/Adhitya Himawan]
Staf porter Bandara Juanda, Surabaya, tertinggal dalam kompartemen bagasi pesawat Citilink sesaat sebelum pesawat dengan nomor penerbangan QG 824 lepas landas dalam penerbangan rute Surabaya – Bandung pada Minggu (29/10/2017).
Bagaimana kronologisnya, menurut penjelasan Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar di Jakarta, Senin (30/10/2017), penerbangan QG 824 pada catatan awal membawa 159 penumpang menurut jadwal berangkat dari Bandara Internasional Juanda pada pukul 14.20 WIB.
Namun, sebelum berangkat terdapat lima penumpang yang belum hadir hingga waktu boarding pesawat walau sudah melakukan check in, sehingga dilakukan pemeriksaan ulang yang terakhir kali termasuk keberadaan bagasi para penumpang tersebut.
Tiga penumpang akhirnya muncul sedangkan dua lainnya tetap tidak hadir pada detik-detik terakhir keberangkatan dan sesuai regulasi penerbangan, bagasi penumpang tersebut harus diturunkan. Petugas porter kemudian mencari bagasi penumpang yang bersangkutan yang ternyata letaknya berada jauh di dalam kompartemen.
"Selama proses menurunkan bagasi dua penumpang itu, kondisi pesawat sudah siap untuk push back dan pintu kompartemen bagasi sudah mesti ditutup. Namun poter tersebut ternyata masih di bagian dalam kompartemen bagasi dan saat pintu ditutup pukul 14.48 WIB pesawat sudah siap untuk terbang," kata Benny dalam pernyataan tertulis kepada Suara.com.
Saat pesawat mulai meninggalkan apron secara perlahan pada pukul 14.49 WIB, tiba-tiba pukul 15.05 WIB kapten pilot mendapat laporan bahwa ada porter yang tertinggal di kompartemen bagasi, seketika pilot memutuskan kembali ke apron guna memastikan keadaan sesuai regulasi dalam penerbangan.
Tiga penumpang akhirnya muncul sedangkan dua lainnya tetap tidak hadir pada detik-detik terakhir keberangkatan dan sesuai regulasi penerbangan, bagasi penumpang tersebut harus diturunkan. Petugas porter kemudian mencari bagasi penumpang yang bersangkutan yang ternyata letaknya berada jauh di dalam kompartemen.
"Selama proses menurunkan bagasi dua penumpang itu, kondisi pesawat sudah siap untuk push back dan pintu kompartemen bagasi sudah mesti ditutup. Namun poter tersebut ternyata masih di bagian dalam kompartemen bagasi dan saat pintu ditutup pukul 14.48 WIB pesawat sudah siap untuk terbang," kata Benny dalam pernyataan tertulis kepada Suara.com.
Saat pesawat mulai meninggalkan apron secara perlahan pada pukul 14.49 WIB, tiba-tiba pukul 15.05 WIB kapten pilot mendapat laporan bahwa ada porter yang tertinggal di kompartemen bagasi, seketika pilot memutuskan kembali ke apron guna memastikan keadaan sesuai regulasi dalam penerbangan.
Setibanya di apron, staf darat kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan seorang porter berada di kompartemen bagasi tersebut dan sesuai aturan segera dibawa ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Juanda dan kantor keamanan bandara.
"Penerbangan QG 824 dengan 157 penumpang akhirnya kembali dilanjutkan dari Bandara Juanda Surabaya pada pukul 15:17 WIB menuju Bandung setelah mengalami delay 52 menit." kata Benny.
"Penerbangan QG 824 dengan 157 penumpang akhirnya kembali dilanjutkan dari Bandara Juanda Surabaya pada pukul 15:17 WIB menuju Bandung setelah mengalami delay 52 menit." kata Benny.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Danantara Gaspol Bentuk Holding BUMN Maskapai, Target Semester I-2026 Rampung
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Program Loyalitas Kolaborasi Citilink dan BCA: Reward BCA Kini Bisa Dikonversi Jadi LinkMiles
-
RUPSLB Garuda Setujui Penyertaan Modal Danantara, Akan Digunakan Untuk Ini
-
Terminal IC Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi 12 November, Khusus Penerbangan Citilink
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi
-
Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal
-
Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran
-
Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global
-
Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata