Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah menandantangi kontrak politik dengan Warga Kampung Tanah Merah, Jakarta Utara. Kontrak itu diteken ketika Anies menjadi bakal calon gubernur DKI Jakarta dalam Pemilihan Kepala Daerah Pilkada Jakarta 2018.
Kontrak tersebut ditandatanganinya pada 2 Oktober 2016 lalu.
Pada poin pertama kontrak ini disebutkan bahwa Anies harus melakukan pemenuhan dan perlindungan hak-hak warga kota, di antaranya adalah melegalisasi kampung-kampung yang dianggap ilegal dengan menerbitkan hak dalam bentuk sertifikasi tanah, serta tidak melakukan penggusuran pemukiman kumuh melainkan melakukan penataan.
Warga Tanah Merah yakin Anies dapat memenuhi janjinya itu. Apalagi, Anies juga sudah menunjukan itikad baiknya untuk mengugurkan janji politiknya pada masa kampanye. Salah satunya tentang penutupan hotel dan griya pijat Alexis di Jakarta Utara.
"Ada ketegasan yang dilakukan Pak Anies, karena tidak menguntungkan untuk norma kehidupan, salah satunya tidak diizinkannya Alexis. Kami sangat percaya dan yakin, kalau domainnya aspirasi masyarakat," kata Ketua RW 8, Keluruhan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Budianto ditemui suara.com, Rabu (1/11/2017).
Keyakinannya itu muncul karena Anies sudah beberapa kali datang langsung ke Kampung Tanah Merah. Dalam hitungan Budi, Anies sudah datang empat kali ke kampungnya. Kedatangannya itu dihitung sejak Anies belum dilantik menjadi Gubernur.
"Dia juga upacara di sini pas 17 Agustus," kata Budianto.
Budi menambahkan saat ini juga sudah dibentuk tim Kelompok Kerja Penyelesaian Konflik Agraria yang dibentuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tim inilah yang nantinya akan menuntaskan masalah agraria di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Khusus di Kampung Tanah Merah, Budi menerangkan kalau Pokja tersebut sudah dibentuk di tingkat RW. Pokja ini akan mengumpulkan data tanah di wilayah masing-masing yang nantinya akan diteruskan di tingkat pusat untuk ditingkatkan statusnya.
"Tim (di tingkat RW) ini yang nantinya akan menginformasikan ke pusat. Jadi setelah usulan yang terkait dengan data objek dan subjek akan diinput dan diberikan kepada Ketua Tim Pokja Penyelesaian Konflik Agraria," kata Budi.
Baca Juga: Dibandingkan Anies, Ahok Pernah Menutup Tempat Seganas Kalijodo
Ditemui terpisah, Jones Naibaho juga mempunyai keyakinan kalau Anies akan memenuhi janjinya itu. Sebab, hanya Warga Kampung Tanah Merah yang mengusung Anies menjadi calon gubernur meski belum memiliki kendaraan partai politik.
Jones bercerita, memasuki jadwal proses Pilkada DKI Jakarta 2018, Warga Kampung Tanah Merah melakukan seleksi terhadap calon gubernur Jakarta. Dari situ muncul kesimpulan kalau Anies cocok menjadi gubernur di DKI Jakarta.
Atas dasar itu pula, Warga Kampung Tanah Merah datang ke tempat Anies dengan menggunakan empat bus metro mini pada 21 September 2016 untuk memberikan dukungan. Di tempat itu pula, kontrak politik tadi dicetuskan.
"Anies kaget. Soalnya nama-nama cagub belum ada. Dia lalu bilang, saya belum tentu terpilih karena sekarang pakai partai karena kursi. Terus dia bilang, seumpama saya nggak ikut (Pilkada Jakarta) saya akan bawa aspirasi Tanah Merah. Dan kalau saya terpiluh jadi Gubernur, warga yang saya kunjungi adalah Tanah Merah," ujar Jones.
Atas itu semua, Jones jadi punya keyakinan kalau Anies bakalan menuntaskan kontrak politik dengan Warga Tanah Merah.
"Kalau bicara Tanah Merah, senang kok dia," tutur Jones.
Kawasan Tanah Merah adalah salah satu wilayah 'abu-abu' di Jakarta. Kawasan ini menjadi sengketa berbagai pihak, termasuk warga setempat yang mengklaim sudah turun menurun tinggal di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
AFAID26 Rayakan Satu Dekade Budaya Pop Jepang di Indonesia: Sarat Konser, Anime, Cosplay, Kuliner
-
Bukan Mengosongkan Pikiran, Meditasi Ini Justru Mengajak Berdamai dengan Gejolak Batin
-
Perbedaan Purging vs Breakout saat Mencoba Serum Baru dan Cara Mengatasinya
-
Jadwal dan Siaran Langsung Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka 2026
-
Ulasan Ketok Mejik: Aksi Konyol Para Mekanik Mempertahankan Rumah Warisan
-
Promo Agustus di Warung Kopi Klotok, BRI Kasih Diskon Besar!
-
Mesin Pertumbuhan Habis, Ekonomi RI Cuma Hanya Bisa Tumbuh 4,7% di 2027
-
Promo Beli Pertamax Dapat Diskon dan Flash Sale 45 Persen Spesial 17 Agustus 2026
-
Jangan Ketinggalan Promo KFC 17 Agustus 2026, Cek Cara Klaim Voucher di Sini