Suara.com - Aparat Kepolisian melakukan pemburuan terhadap komplotan perampok sadis yang beraksi di sebuah toko penjual madu di wilayah Karang Bedil, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kapolres Mataram AKBP Muhammad, menegaskan bahwa sejak menerima laporan kejadian pada Jumat (10/11) siang, pihaknya sudah bergerak melaksanakan serangkaian penyelidikan lapangan.
"Masih kami selidiki, pengejaran sedang kita upayakan," kata AKBP Muhammad, Sabtu (11/11/2017).
Aksi perampokan terjadi sebelum umat Muslim menjalankan ibadah Sholat Jumat. Komplotan perampok melancarkan aksi kejahatannya dengan berpura-pura akan membeli madu di toko korban, Hajjah Fadlun (65).
Tanpa curiga dengan kedatangan komplotan perampok yang diperkirakan beranggota lima orang ini, seperti biasanya korban bersama adiknya Agus Salim (48) melayani pelanggan.
Namun dengan seketika, salah seorang dari komplotan perampok lebih dulu mengeluarkan sebilah parang dan langsung mengancam kedua korban.
Melihat aksinya, Agus kemudian memberikan perlawanan. Namun pelaku yang membawa parang, dengan sadis melayangkan senjata tajam itu ke arah Agus hingga mengakibatkan luka sayat di bagian perutnya.
Agar lebih memuluskan niat jahatnya untuk merampas barang berharga milik korban, komplotan ini kemudian menyekap keduanya di dapur.
Setelah puas dengan hasil kejahatannya, komplotan ini langsung kabur menggunakan kendaraan roda empat yang sebelumnya telah diparkir di depan toko korban.
Baca Juga: Tips Transaksi online Agar Tak Jadi Korban Perampokan
Meskipun toko Hajjah Fadlun berada di pinggir jalan raya, tidak ada warga yang mengetahui aksi kejahatan dari komplotan ini.
Setelah Agus berupaya keluar dari toko dengan kondisi bersimpah darah di bagian perutnya, penghuni toko sebelah bersama sejumlah warga kaget dan langsung memberikan pertolongan.
Tidak lama kemudian, anggota kepolisian yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi. Untuk korban Agus Salim, telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Islam Siti Hajar.
Sedangkan kondisi kakaknya, Hajjah Fadlun, sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga dan dikabarkan masih dalam keadaan trauma dengan aksi perampokan tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), komplotan perampok sadis ini berhasil merampas delapan gelang emas yang dikenakan Hajjah Fadlun, dengan nilai mencapai Rp40 juta.
Terkait dengan identifikasi para pelaku, pihak kepolisian telah mendapatkan sejumlah keterangan sementara dari pihak korban dan tentunya itu menjadi bekal penyelidikan lapangan.
"Keterangan sementara dari korban sudah kita dapatkan, nantinya akan terus kita dikembangkan di lapangan," ujarnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi