celurit [shutterstock]
Sadis. Randy Syahputera (25) dibunuh adik kandungnya, RA, di rumah mereka Jalan Jomas, RT 2, RW 5, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (11/11/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.
Menurut keterangan yang didapat polisi, penyebab perbuatan sadistis itu cuma karena RA menolak permintaan Randy untuk segera pindah ke kamar tidur yang lain.
"Korban ditegur oleh pelaku untuk pindah tidur," kata Kepala Kepolisian Sektor Kembangan Komisaris Supriadi, Minggu (12/11/2017)
Alasan Randy meminta adiknya pindah ke kamar tidur yang lain karena tersebut akan dipakai oleh ibu mereka. Ibu kelelahan dan butuh istirahat usai dagang.
Bukannya segera pindah, katanya, RA justru menunjukkan sikap tak ramah.
"Atas teguran korban tidak mau pindah malah marah- marah, kemudian korban mengambil sebilah celurit, sementara pelaku mengambil balok sehingga terjadi keributan," kata dia.
Terjadilah keributan abang dan adik. Celurit yang dipegang Randy jatuh. Lalu, dia hendak lari ke luar ruangan. Cepat-cepat RA menyambar celurit di lantai dan melukai korban.
"Kemudian korban dicelurit mengenai perut, kepala bagian belakang dan lengan sebelah kiri korban," kata Supriadi.
Randy bersimbah darah. Tubuhnya ambruk di lantai. Melihat itu, RA melarikan diri.
Baru setelah itu, warga berdatangan. Mereka menolong Randy yang sudah tak berdaya. Dalam perjalanan ke rumah sakit, Randy meninggal dunia.
Sampai berita ini diturunkan, RA belum ditemukan polisi.
Menurut keterangan yang didapat polisi, penyebab perbuatan sadistis itu cuma karena RA menolak permintaan Randy untuk segera pindah ke kamar tidur yang lain.
"Korban ditegur oleh pelaku untuk pindah tidur," kata Kepala Kepolisian Sektor Kembangan Komisaris Supriadi, Minggu (12/11/2017)
Alasan Randy meminta adiknya pindah ke kamar tidur yang lain karena tersebut akan dipakai oleh ibu mereka. Ibu kelelahan dan butuh istirahat usai dagang.
Bukannya segera pindah, katanya, RA justru menunjukkan sikap tak ramah.
"Atas teguran korban tidak mau pindah malah marah- marah, kemudian korban mengambil sebilah celurit, sementara pelaku mengambil balok sehingga terjadi keributan," kata dia.
Terjadilah keributan abang dan adik. Celurit yang dipegang Randy jatuh. Lalu, dia hendak lari ke luar ruangan. Cepat-cepat RA menyambar celurit di lantai dan melukai korban.
"Kemudian korban dicelurit mengenai perut, kepala bagian belakang dan lengan sebelah kiri korban," kata Supriadi.
Randy bersimbah darah. Tubuhnya ambruk di lantai. Melihat itu, RA melarikan diri.
Baru setelah itu, warga berdatangan. Mereka menolong Randy yang sudah tak berdaya. Dalam perjalanan ke rumah sakit, Randy meninggal dunia.
Sampai berita ini diturunkan, RA belum ditemukan polisi.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
-
Ulasan Novel Tanah Para Bandit: Ketika Hukum Tak Lagi Memihak Kebenaran
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026