Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menyiapkan 27.840 personelnya dalam rangka mengamankan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 18 kabupaten/kota dan satu provinsi pada 2018.
"Kami sudah menyiapkan anggota untuk mengamankan tahapan Pilkada Jatim tahun depan," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di sela rapat peningkatan ketertiban dan keamanan Provinsi Jatim di Surabaya, Senin (13/11/2017).
Pada tahap pungut dan hitung suara akan diturunkan hingga 120.999 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, serta Linmas masing-masing daerah.
Tak hanya itu, orang nomor satu di jajaran kepolisian di Jatim tersebut juga telah memetakan beberapa daerah yang berpotensi rawan saat pelaksanaan Pilkada.
"Beberapa daerah yang berpotensi rawan yaitu wilayah Madura, Pasuruan, Bondowoso, Probolinggo dan Mojokerto," ucap jenderal polisi bintang dua tersebut.
Polisi, lanjut dia, mendukung terlaksananya Pilkada yang aman, tertib dan lancar dengan melakukan cipta kondisi melalui sinergitas tiga pilar plus, dari provinsi hingga kecamatan.
Di tingkat kecamatan, tiga pilar plus yang dimaksud adalah camat, kapolsek, danramil dan tokoh masyarakat.
"Ini sesuai dengan gagasan Gubernur Pakde Karwo bahwa Pilkada Jatim ini untuk Jatim," katanya. (Antara)
Baca Juga: Jelang Pilkada Jatim, Tiba-tiba Mega Dipolisikan Ulama, Ada Apa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
Terkini
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Massa Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan
-
Jelang Vonis, Laras Faizati Berharap Hukum Lindungi Hak Bersuara: Doakan Saya Pulang Hari Ini
-
Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Hari Ini
-
Rekrutmen Dosen ASN PKN STAN 2026: Syarat, Kualifikasi, dan Tahapan Seleksi
-
Sutiyoso Dorong Penertiban Tiang Monorel Senayan, DPRD Buka Opsi Alih Fungsi
-
Uji UU TNI di MK, Tim Advokasi Soroti Impunitas dan Ancaman Militerisme
-
Buku The Broken String Angkat Isu Child Grooming, Kemen PPPA: Ancaman Nyata bagi Anak
-
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Bidang Sosial dan Humaniora di Istana, Apa Tujuannya?