Suara.com - Seorang kakek setelah menganiaya seorang nenek di Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menyerahkan diri ke polisi.
Pelaku penganiayaan berinisial Kbu (82), pekerjaan tani, warga Dusun Gampong Barat Kecamatan Nisam. Sedangkan korbannya berinisial Sbh (59), Ibu rumah tangga, warga Desa Meunasah Beunot, Kecamatan Nisam.
Kapolsek Nisam Ipda Amir Husin mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Desa Beunot, Sabtu (18/11/2017), sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu korban sedang mengupas kelapa di kebun. Kemudian datang pelaku dan terjadi pertengkaran mulut antara pelaku dan korban.
"Suasana semakin memanas, hingga pelaku mengambil kayu dan memukul korban di bagian kepala sehingga kepala korban berdarah," ujar Kapolsek, Minggu (19/11/2017).
Usai melakukan penganiyaan, kakek tersebut menyerahkan diri ke Polsek Nisam. Sedangkan korban dibawa ke puskesmas setempat untuk dilakukan perawatan medis terhadap lukanya.
Bahkan, karena lukanya terlalu parah korban terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Cut Meutia di Lhokseumawe.
"Korban dibawa ke Puskesmas Nisam, akan tetapi karena lukanya agak parah korban terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Cut Meutia, untuk penanganan medis lanjutan," ungkap Kapolsek Nisam.
Selain pelaku yang telah menyerahkan diri ke Polsek Nisam, secara bersamaan anak korban juga sudah melaporkan tindak pidana penganiayaan terhadap ibunya.
"Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Nisam untuk proses pemeriksaa lebih lanjut terkait tindak pidana tersebut," jelas Kapolsek Nisam Ipda Amir Husin.
Baca Juga: Kemendikbud: Video Pemukulan Murid Bukan Dilakukan Guru
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina
-
Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir