Suasana Monumen Nasional (Monas) di kawasan Medan Merdeka, Jakarta, Kamis (16/11).
Pemerintah Provinsi Jakarta mengoptimalkan pemanfaatan area Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Dalam waktu dekat, kawasan ini bisa digunakan untuk kegiatan yang bersifat keagamaan dan kebudayaan.
"DKI ingin agar monumen nasional ini menjadi tempat kegiatan warga, tentu dengan mempertimbangkan faktor keamanan," ujar Gubernur Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).
Anies ingin seluruh taman yang ada bisa dioptimalkan.
"Banyak kota di Indonesia ada alun-alun, warganya bisa berkumpul, warga bisa berkegiatan, nanti akan dipertimbangkan," katanya.
Setelah dibolehkan untuk kegiatan keagamaan, pada Minggu (26/11/2017), sekitar jam 19.00 WIB, akan diselenggarakan Tausiyah Kebangsaan. Acara ini diselenggarakan oleh pemerintah Jakarta sekaligus menandai pembukaan area Monas untuk kegiatan keagamaan.
"Dalam waktu dekat memang kami akan menyelenggarakan beberapa kegiatan di Monas. kegiatan hari Ahad kita ingin memperingati hari pahlawan," kata dia.
Sebelumnya, di era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) area Monas dilarang untuk kegiatan keagamaan. Aturan ini tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 150 Tahun 1994 tentang Penataan Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Medan Merdeka.
Anies mengatakan aturan tersebut sudah direvisi.
"Semuanya sudah disiapkan," kata Anies.
"DKI ingin agar monumen nasional ini menjadi tempat kegiatan warga, tentu dengan mempertimbangkan faktor keamanan," ujar Gubernur Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).
Anies ingin seluruh taman yang ada bisa dioptimalkan.
"Banyak kota di Indonesia ada alun-alun, warganya bisa berkumpul, warga bisa berkegiatan, nanti akan dipertimbangkan," katanya.
Setelah dibolehkan untuk kegiatan keagamaan, pada Minggu (26/11/2017), sekitar jam 19.00 WIB, akan diselenggarakan Tausiyah Kebangsaan. Acara ini diselenggarakan oleh pemerintah Jakarta sekaligus menandai pembukaan area Monas untuk kegiatan keagamaan.
"Dalam waktu dekat memang kami akan menyelenggarakan beberapa kegiatan di Monas. kegiatan hari Ahad kita ingin memperingati hari pahlawan," kata dia.
Sebelumnya, di era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) area Monas dilarang untuk kegiatan keagamaan. Aturan ini tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 150 Tahun 1994 tentang Penataan Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Medan Merdeka.
Anies mengatakan aturan tersebut sudah direvisi.
"Semuanya sudah disiapkan," kata Anies.
Komentar
Berita Terkait
-
Intip Persiapan HUT ke-80 TNI: Alutsista Canggih Siap Unjuk Gigi di Monas
-
Pesta Rakyat 17 Agustus di Monas Mulai Jam Berapa? Catat Jadwalnya biar Gak Ketinggalan
-
Libur Lebaran 2025, Monas Jadi Tujuan Wisata Alternatif Warga Jakarta
-
Monas Diserbu! Ribuan Wisatawan Lokal dan Asing Tumpah Ruah di H+4 Lebaran
-
Keseruan Libur Tahun Baru di Monas, Ikon Jakarta yang Tak Pernah Sepi!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?