Suara.com - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat kembali menggelar KPID Jabar Award pada tahun ini. KPID Jabar Award yang digelar untuk ke 10 kalinya ini, kembali memberikan apresiasi kepada insan penyiaran di daerah Jawa Barat.
Salah satu penerima penghargaan yaitu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) yang mendapat penghargaan sebagai Kepala Daerah Peduli Penyiaran di Jawa Barat. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mewakili Aher menerima anugerah tersebut dalam Malam Penganugerahan KPID Jabar Award 2017 di Grand Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang 45, nomor 123, Kota Bandung.
"Yang penting adalah penghargaan ini memacu kreativitas bagi insan penyiaran, agar membuat program (penyiaran) yang lebih baik lagi ke depan, lebih wangi, sehingga bisa menginspirasi masyarakat Jawa Barat khususnya. Bisa mendorong masyarakat bisa lebih cerdas," ujar Demiz.
Menurut Demiz KPID sebagai garda terdepan dalam pengawasan siaran media harus mampu mendorong lembaga media sebagai bagian dari pelaku pembangunan bangsa. Media menjadi kekuatan kelima atau pentahelix setelah Pemerintah, Pengusaha, Akademisi, dan Komunitas Masyarakat.
"Media harus menjadi kekuatan besar dalam langkah pembangunan bangsa ini. Karena itulah, kita harapkan dengan adanya penganugerahan atau awarding untuk insan penyiaran di Jawa Barat khususnya, maka mutu siaran dari lembaga penyiaran harus baik, mencerdaskan bangsa, khususnya bagi masyarakat Jawa Barat," ujar Demiz dalam pernyataannya saat mewakili Aher menerima anugerah Kepala Daerah Peduli Penyiaran dalam ajang KPID Jabar Award 2017.
Sementara itu, Ketua KPID Jabar Dedeh Fardiah menilai Pemprov Jawa Barat di bawah kepemimpinan Aher selalu aktif mendukung KPID Jabar dan dunia penyiaran di Jawa Barat.
"Dari sisi Pemerintah Daerah men-support terus KPID Jawa Barat di tengah daerah-daerah lain yang tidak men-support tapi Provinsi Jawa Barat - baik itu Pemerintahnya dalam hal ini Gubernur Jawa Barat maupun DPRD-nya selalu mendukung lembaga penyiaran yang ada di Jawa Barat," kata Dedeh.
Bentuk dukungan yang diberikan Pemprov Jawa Barat, lanjut Dedeh, seperti anggaran dan fasilitas dalam setiap event penyiaran di Jawa Barat, salah satunya KPID Jabar Award. Oleh karena itu, KPID Jabar terus bisa menggelar KPID Jabar Award hingga sepuluh kali penyelenggaraan.
"Jadi benar-benar support anggaran ini kan - katakanlah Komisi Penyiaran di DPRD (komisi yang membidangi penyiaran di DPRD Jawa Barat) men-support dari sisi anggaran, sementara pihak pemerintah (Pemprov Jawa Barat) realisasinya. Kedua pihak ini yang selalu men-support kami hingga hari ini dibandingkan daerah-daerah lain, KPID Jawa Barat tetap ada dan lembaga penyiaran tetap terselenggara," tutur Dedeh.
"Dan kita berharap tetap ke depan Pemerintah Daerah dan DPRD Jawa Barat tetap men-support kami dalam mengawal penyiaran yang sehat," kata dia.
Berikut daftar para pemenang dan tokoh penerima KPID Jabar Award ke-10 Tahun 2017:
- Penyiaran Televisi
1. Kategori Berita Televisi: RCTV Cirebon (Wewara Basa Cerbon),
2. Kategori Feature dan Dokumenter Televisi: Bandung TV (Ekspedisi Geopark Ciletuh),
3. Kategori Talkshow Televisi: I News TV Jabar (Spesial Report),
4. Kategori Seni Hiburan dan Budaya Lokal Televisi: MGS TV Bogor (Sudah Kenal Semakin Dekat),
5. Kategori Program Anak-Anak Televisi: TVRI Bandung (Dunia Anak),
6. Kategori Seni dan Budaya Lokal Stasiun Sistem Jaringan (SSJ) Televisi: Net TV Jabar (Gamelan Degung Hiburan Para Rakyat),
- Penyiaran Radio
1. Kategori Berita Radio: LPPL Kabupaten Kuningan (Info Kuningan),
2. Kategori Talkshow Radio: PR FM Bandung (Kontroversi),
3. Kategori Seni dan Budaya Lokal Radio: Sindo Trijaya FM Bandung (Ngadu Bako),
4. Kategori Program Anak Radio: RRI Bandung (Pelangi Anak Nusantara),
5. Kategori Iklan Layanan Masyarakat (ILM) Radio Swasta: Dahlia FM Bandung (Buang Gadget Untuk Anak)
6. Kategori ILM Radio Komunitas: Radio Komunitas CBS Cirebon (Kekerasan Dalam Rumah Tangga),
Penghargaan juga diberikan kepada Tokoh Radio dan Televisi yang telah berjasa dalam dunia penyiaran di Jawa Barat dalam bentuk Lifetime Achiefment Award 2017, yaitu: H. Kuswadijaya Jamhari atau Mang Jaya (Tokoh Radio Jawa Barat) dan Hj. Popong Otje Djunjunan atau Ceu Popong (Tokoh Televisi Jawa Barat).
Selain Aher, kepala daerah yang mendapat penghargaan sebagai Kepala Daerah Peduli Penyiaran, yaitu Bupati Kuningan Acep Purnama, serta DPRD Provinsi Jawa Barat sebagai DPRD Peduli Penyiaran di Jawa Barat.
Ada 536 lembaga penyiaran di seluruh Jawa Barat. Sementara jumlah karya yang masuk ke panitia dan layak dinilai ada 124 karya siar radio dan 53 karya siar televisi. Karya-karya tersebut dinilai dengan bobot 70 persen oleh Dewan Juri Independen, seperti Atie Rahmatie, Obsatar Sinaga (KPI Pusat), Harlyantara, Nursyawal, Usman Supendi. Sementara 30 persen bobot nilai sisanya berdasarkan tract record lembaga penyiaran dalam menerapkan Undang-Undang Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran -Standar Program Siaran. [Adv]
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik
-
Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung
-
Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?
-
Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief