Suara.com - Salah satu mesin uang Ketua DPR Setya Novanto yaitu kafe Tee Box.
Wartawan Suara.com mengunjungi salah satu kafe yang terletak di Jakarta Selatan pada Rabu (22/11/2017), sekitar pukul 10.00 WIB. Salah satu pegawai berjenis kelamin lelaki langsung menyambut dan mempersilakan duduk. Daftar menu pun disodorkan.
Pegawai mengatakan menu spesial di kafe ini bakwan goreng dan dimsum.
"Kalau untuk kopinya, kami sajikan kemasan sachet aja," katanya.
Kafe ini memiliki sekitar lima pegawai, tiga laki-laki dan dua perempuan.
Pegawai mengatakan rumah makan ini sudah berdiri di sana sejak 2000. Tee Box memiliki banyak cabang.
"Ada cabangnya lagi salah satunya di sini. Ini pusatnya. Dibangunnya udah lama, sekitar tahun 2000-an. Tadinya satu bangunan sama yang di (kafe) sebelah ," kata dia.
Seorang pegawai perempuan mengantarkan makanan.
Pegawai yang mengenakan jilbab itu mengatakan kafe dibuka mulai pukul 10.00 WIB. Biasanya langsung dipenuhi pelanggan.
Lokasi kafe Tee Box memang terbilang sangat strategis. Karena lokasinya berdekatan dengan perkantoran dan kampus.
"Biasanya baru juga langsung ramai. Tapi seringnya datang jam makan siang. Orang kantoran sama anak-anak kampus sih yang biasa makan," kata perempuan yang tak mau disebutkan identitasnya.
Ketika ditanya apakah benar Novanto pemilik rumah makan ini, dia hanya mengangguk sambil tersenyum.
Dia tak mau berkomentar lebih. Dia diam waktu ditanya apakah Novanto sering datang kemari untuk memantau pegawai.
Selang 30 menit kemudian, pengunjung berdatangan. Di antaranya driver ojek online datang untuk memesan makanan. Lalu, dia pergi lagi.
Saat ini, Novanto berada di rumah tahanan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK. Ketua umum Partai Golkar dan pemimpin sejumlah perusahaan itu menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.
Tag
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak