Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno menghadiri rapat paripurna DPRD Jakarta dengan agenda Rancangan Pendapatan Belanja Daerah tahun 2018 di gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017). [Suara.com/Dwi Bowo]
Sekretariat DPRD Jakarta mengusulkan anggaran Rp108.766.760.740 untuk biaya perjalanan dinas anggota dewan.
Menurut data yang diunggah ke apbd.jakarta.go.id, dalam rancangan pendapatan belanja daerah tahun 2018, jenis kunjungan kerja dibagi menjadi dua. Biaya kunjungan kerja sister city dan kunjungan balasan (luar negeri) dianggarkan Rp968.786.000, sedangkan kunjungan kerja komisi (dalam negeri) sebesar Rp107.797.974.740.
Rinciannya, kunjungan kerja sister city dan kunjungan balasan ke luar negeri meliputi Rp400 juta untuk biaya tiket pesawat pulang pergi, biaya uang harian Rp490 juta, dan biaya visa perjalanan dinas luar daerah Rp50 juta.
Sedangkan kunjungan kerja komisi, meliputi untuk sewa bus untuk 24 kegiatan total Rp504 juta, sewa kendaraan roda empat untuk 22 kegiatan Rp787 juta.
Biaya hotel perjalanan dinas Rp10 miliar dan untuk biaya representasi Rp96 juta.
Sekretariat Dewan DPRD Jakarta Muhammad Yuliadi mengatakan kenaikan anggaran kunker disesuaikan dengan Keputusan Gubernur Nomor 190 Tahun 2017 yang ditandatangani pelaksana tugas Gubernur Sumarsono.
"Untuk biaya perjalanan dinas ada SK gubernur, sehingga kita sesuaikan," kata Yuliadi di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/11/2017).
Yuliadi mengatakan lokasi yang akan dikunjungi anggota dewan belum ditentukan. Nantinya, anggota dewan yang akan menentukannya.
"Kunker ya rutin di dalam negeri kunjungan sister city juga ada. Ada lima negara. Nanti ditentukan oleh teman-teman dewan," kata Yuliadi.
"Belum ditentukan, karena kunjungan kita keluar negeri kan kita harus bikin surat keluar negeri," Yuliadi menambahkan.
Menurut data yang diunggah ke apbd.jakarta.go.id, dalam rancangan pendapatan belanja daerah tahun 2018, jenis kunjungan kerja dibagi menjadi dua. Biaya kunjungan kerja sister city dan kunjungan balasan (luar negeri) dianggarkan Rp968.786.000, sedangkan kunjungan kerja komisi (dalam negeri) sebesar Rp107.797.974.740.
Rinciannya, kunjungan kerja sister city dan kunjungan balasan ke luar negeri meliputi Rp400 juta untuk biaya tiket pesawat pulang pergi, biaya uang harian Rp490 juta, dan biaya visa perjalanan dinas luar daerah Rp50 juta.
Sedangkan kunjungan kerja komisi, meliputi untuk sewa bus untuk 24 kegiatan total Rp504 juta, sewa kendaraan roda empat untuk 22 kegiatan Rp787 juta.
Biaya hotel perjalanan dinas Rp10 miliar dan untuk biaya representasi Rp96 juta.
Sekretariat Dewan DPRD Jakarta Muhammad Yuliadi mengatakan kenaikan anggaran kunker disesuaikan dengan Keputusan Gubernur Nomor 190 Tahun 2017 yang ditandatangani pelaksana tugas Gubernur Sumarsono.
"Untuk biaya perjalanan dinas ada SK gubernur, sehingga kita sesuaikan," kata Yuliadi di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/11/2017).
Yuliadi mengatakan lokasi yang akan dikunjungi anggota dewan belum ditentukan. Nantinya, anggota dewan yang akan menentukannya.
"Kunker ya rutin di dalam negeri kunjungan sister city juga ada. Ada lima negara. Nanti ditentukan oleh teman-teman dewan," kata Yuliadi.
"Belum ditentukan, karena kunjungan kita keluar negeri kan kita harus bikin surat keluar negeri," Yuliadi menambahkan.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Dorong Kesadaran Lingkungan, DPRD DKI Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah dari Sumber
-
Kawal Pembangunan Jaringan Air Perpipaan Bentuk Komitmen DPRD DKI
-
Optimalisasi Pembangunan, DPRD DKI Dorong Percepat Penyerahan Aset Fasos Fasum
-
Perkuat Sistem Keamanan, DPRD DKI Dukung Integrasi CCTV Lintas Instansi
-
Baru Dilantik, Suhud Alynudin Bongkar Kondisi APBD Jakarta: Masih Defisit, Perlu Cari Cuan!
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?
-
Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta
-
Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG
-
Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri
-
Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
-
Damaikan Timur Tengah, Prabowo Disarankan Pakai Strategi Geopolitik Bung Karno
-
Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar
-
Pengeroyok Dico di Biliar Grogol Diciduk! Dua Pelaku Ternyata Masih Bocah di Bawah Umur
-
Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!
-
Kasus Tambang Ilegal dan TPPU, Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas PT SJU di Sidoarjo