Suara.com - Sejumlah komunitas pengemudi ojek aplikasi internet unjuk rasa di Jakarta Pusat, Kamis (23/11/2017). Mereka menuntut pemerintah memberikan kejelasan peraturan hukum.
Komunitas driver ojek yang turun ke jalan dari Gojek, Uber, dan Grab. Mereka demonstrasi di kantor Kementerian Perhubungan dan Istana Merdeka.
Mereka memarkirkan sepeda motor di lapangan IRTI Monas. Kemudian berjalan kaki ke kantor Kementerian Perhubungan, sebelum ke Istana Merdeka.
"Kementerian Perhubungan membentuk peraturan untuk ojek online, supaya ojek online dilindungi. Tidak seperti sekarang, driver ojek online tanpa perlindungan hukum," ujar Ketua Forum Warga Kota Jakarta Azaz Tigor Nainggolan di depan gedung Kementerian Perhubungan.
Azaz Tigor mengatakan pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri 108 Tahun 2017 untuk angkutan sewa khusus atau taksi online. Tetapi, belum menerbitkan peraturan untuk ojek online.
Selain itu, driver ojek online juga merasa tidak mendapatkan keadilan tarif. Tarif sekarang Rp1.600 per kilometer. Mereka meminta kenaikan tarif menjadi Rp4.000 per kilometer.
Azaz Tigor mengingatkan permintaan Presiden Joko Widodo untuk membuat peraturan untuk melindungi ojek online, sejak tahun 2015. Hari ini, perwakilan komunitas pengemudi ojek aplikasi berharap bisa menyampaikan langsung persoalan mereka ke Istana.
Setelah menyampaikan tuntutan di depan kementerian, mereka bergerak ke Istana.
Aksi ini mendapatkan penjagaan ketat dari pihak berwajib. Arus lalu lintas di sepanjang jalan yang mereka lewati, dialihkan ke jalur lain.
“Jadi harusnya bapak kementerian perhubungan membentuk peraturan untuk ojek online supaya driver online dilindungi oleh pemerintahan tidak seperti sekarang, driver ojek online bekerja tanpa perlindungan hukum tidak ada hukum yang melindungi driver ojek online,” kata Azas Tigor.
Driver Gojek bernama Sulaiman sampai menggambarkan tarif ojek dengan tarif WC.
“Tarif sekarang itu rendah, masa kalah sama WC umum, WC umum saja udah Rp2.000 Masa kita Rp1.600, Rp1.600 gitu per kilometer belum macetnya, panas,” kata Sulaiman.
Sulaiman berharap ada peraturan yang menaikkan tarif dari Rp1.600 menjadi Rp4.000 perkilometer, sama seperti sebelumnya.
“Jadi semua rekan-rekan yang di sini minta, menuntut keadilan untuk kenaikan tarif ojek online dari Rp1.600.00, normalnya itu Rp4.000.00,” kata Sulaiman. [Julistania/Delfia Cornelia]
Tag
Berita Terkait
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar