Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan membagi-bagikan satu gelas susu dan telur ke anak-anak Sekolah Dasar Negeri 12 Cilandak Barat, Jalan Taman Wijaya Kusuma III Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017).
"Pagi ini kita lihat sama-sama pemberian telur dan susu. Suka susu nggak? Suka. Kalau telur suka nggak? Suka ya. Nanti telurnya dimakan, kalau susu siapa? Minum," ujar Anies saat menyampaikan kata sambutan.
Anies meminta siswa dan siswi di Jakarta, khususnya pada SDN 12 Cilandak untuk mengonsumsi telur dan minum susu setiap harinya.
"Susu dan telur bikin sehat. Insya Allah ototnya kuat, otaknya kuat," kata Anies.
Ia menjelaskan, jika anak-anak Indonesia sehat dan memiliki gizi yang baik, kemampuan belajarnya akan semakin meningkat dan fisiknya kuat.
"Saya mengapresiasi teman-teman Bidadari Indonesia menjalankan program Revolusi Putih," kata Anies.
Program Revolusi Putih untuk pelajar di sekolah tak mampu, pertama kali ditawarkan Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo ke Anies.
Hashim pernah melakukan pertemuan dengan Anies di Balai Kota pada Kamis (26/10/2017). Seusai melakukan pertemuan tertutup, dia mengatakan telah membahas banyak hal, di antaranya program tambahan makanan untuk pelajar di sekolah tak mampu. Program tersebut digagas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Ini adalah program dari Pak Prabowo, ‘Revolusi Putih’. Untuk semua murid dan pejalar di DKI dari sekolah negeri dan sekoah swasta yang tidak mampu akan dapat makanan gratis," ujar Hashim.
Baca Juga: Mau Ikut Reuni 212? Anies Belum Tahu, Sandiaga Tak Dapat Undangan
Makanan gratis itu berupa susu, kacang ijo dan telur rebus, akan dibagikan pada siswa dan siswi sekolah-sekolah yang tidak mampu di Jakarta. Ia menyebut, Anies menyambut baik usulan tersebut dan akan dibicarakan dengan dinas terkait dan DPRD Jakarta.
"Ini program langsung Pak Prabowo dari 2008. Ini namanya Revolusi Putih. Dan partai Gerindra di DKI akan kawal program ini dengan gubernur dan DPRD," kata dia.
Berita Terkait
-
Mau Ikut Reuni 212? Anies Belum Tahu, Sandiaga Tak Dapat Undangan
-
Sandiaga Bantah Tampung Mantan Timses di Tim Gubernur
-
Program Anies Ini Dinilai Mirip Program Revolusi Putih Prabowo
-
Program DP 0 Rupiah Sebabkan Duit Pengadaan Tanah DKI Membengkak
-
Jangan Kaget, Ini Jumlah Duit Tunjangan Operasional Anies-Sandi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Peran Aktif Pemda Perbarui Data DTSEN
-
Mahfud MD Tercengang Adies Kadir Tiba-tiba Muncul Jadi Calon Hakim MK: Tapi Itu Tak Melanggar Hukum
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
-
Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX