Suara.com - Enam orang termasuk penyerang tewas dan 13 orang lagi cedera saat ledakan mengguncang Kota Jalalabad, Ibu Kota Provinsi Nangarhar di Afghanistan Timur pada, Minggu (3/12/2017).
"Enam orang termasuk penyerang tewas dan 13 orang lagi cedera setelah seorang pelaku teror meledakkan sepeda motor yang dipasangi peledak di Kota Jalalabad," kata Juru Bicara Pemerintah Provinsi, Attaullah Khogiani.
Pemboman yang menyasar warga sipil, ungkap Khogiani, terjadi pada pukul 13.00 waktu setempat atau sekitar pukul 16.00 WIB.
Belum ada orang atau kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan mematikan tersebut.
Sementara itu, dari Ghazni dilaporkan sebanyak 11 orang termasuk dua prajurit tewas di Daerah Nani di Provinsi Ghazni, Afghanistan Timur pada, Sabtu (2/12/2017) kemarin.
"Insiden ini menyusul baku tembak antara pasukan keamanan dan anggota Taliban," kata Juru Bicara Gubernur Provinsi Ghazni, Aref Nuri, hari Minggu.
Bentrokan itu, kata Nuri, terjadi di Desa Nani di Kabupaten Andar selama beberapa jam, dan menewaskan sembilan gerilyawan serta dua prajurit.
Gerilyawan Taliban belum mengeluarkan komentar mengenai laporan itu. [Antara]
Baca Juga: Ini Kronologis Dua Polisi Dibacok Geng "Rawa Lele 212"
Berita Terkait
-
Seorang Remaja di Rusia Serang Sekolah Usai Terinspirasi Aksi Bom SMA 72
-
Polisi Selidiki Teror ke DJ Donny, dari Kiriman Bangkai Ayam hingga Bom Molotov
-
Diteror Bom Molotov usai Kritik Pemerintah, Ini 7 Fakta Serangan di Rumah DJ Donny
-
Teror Bom 10 Sekolah Depok, Pelaku Pilih Target Acak Pakai AI ala ChatGPT
-
Terungkap Motif Teror Bom 10 SMA Depok, Pelaku Kecewa Lamaran Ditolak Calon Mertua
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU
-
Pelukan Jokowi-Eggi Sudjana di Solo Akhiri Drama Sengketa Ijazah: Bagaimana Nasib Roy Suryo Cs?
-
Misteri Harta Jurist Tan, Aset 'Tangan Kanan' Nadiem Bakal Dicari Kejagung Meski Buron
-
Bongkar PBB PT Wanatiara Persada, KPK Ungkap Ada Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak ke DJP
-
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
-
Badai PHK Hantam 88 Ribu Pekerja Sepanjang 2025: Jawa Barat dan Jawa Tengah Paling Babak Belur
-
Diteror Usai Kritik Penanganan Bencana Sumatra, Aktivis Greenpeace dan Kreator Konten Lapor Polisi
-
Menag Dorong Aktivasi Dana Umat, Sinergi dengan Kemenkeu Diperkuat
-
Tragedi Cilincing: Warga Tewas Tersengat Listrik, Bagaimana Mitigasi Risiko Korsleting Saat Banjir?