Suara.com - Biro Investigasi Pusat Thailand (CIB), menggelar razia berskala nasional untuk menjaring biksu-biksu Buddha yang melanggar norma kehidupan berselibat dan khaul hidup miskin.
Dalam razia tersebut, seperti dilansir Bangkok Post, Senin (4/12/2017), sebanyak 95 'biksu nakal' ditangkap.
Puluhan biksu tersebut ditangkap atas dugaan kasus berhubungan seksual, penipuan, hubungan sesama jenis, dan politik.
Komisioner CIB Letnan Jenderal Thitiraj Nhongharnpitak mengatakan, 95 biksu itu akan diadili di pengadilan umum kalau ditemukan bukti melanggar ketentuan biara.
"Ini hanyalah awalan, kami akan terus melakukan razia, agar tak lagi ada orang yang mencoreng citra baik biara dan biksu Buddha. Mereka juga akan diminta menanggalkan jubah kerahiban," tutur Thitiraj.
Thitiraj memerinci, dari total 95 biksu yang ditangkap, 35 orang di antaranya diduga terlibat kegiatan seksual.
Sementara 24 biksu lain ditangkap karena kasus penipuan, yakni berupa mengakui memunyai ilmu gaib. Sedangkan 11 biksu ditangkap karena terlibat aktivitas politik.
"Sebanyak 25 biksu lainnya ditangkap karena mempraktikkan transvestisme (hubungan seksual sejenis)," terangnya.
Razia itu sendiri merupakan tindaklanjut dari penangkapan biarawan senior di Phetchabun, yakni Somkiat Khanthong, yang diduga melakukan pesta seks bersama sejumlah perempuan.
Somkiat kekinian sudah ditahan di penjara Remand, Bangkok, setelah pengadilan menolak mebebaskannya atas jaminan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus