Suara.com - Memasuki musim penghujan, Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno berjanji berkeliling ke daerah rawan banjir. Dalam waktu dekat dia akan menyambangi wilayah Jakarta Utara.
"Akan ke wilayah Utara dan beberapa wilayah rawan genangan maupun banjir. Kami harus lakukan langkah antisipatif. Jadi kami sudah punya programnya, di Jakarta Smart City (bisa dipantau) dengan tingkat akurasi hingga 90 persen," ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Rabu (6/12/2017).
Sandiaga mengatakan, awal tahun 2018 diprediksi curah hujan meningkat. Ia memastikan Pemerintah DKI bersama warga siap melakukan langkah-langkah antisipatif.
Selasa (5/12), sekitar tiga kecamatan di Jakarta Utara tergenang air karena banji rob. Angin kencang di pantai Teluk Jakarta dan permukaan air laut naik membuat beberapa rumah tergenang.
Untuk mengantisipasi meluasnya banjir rob, Sandiaga akan menyiasatinya dengan meletakan karung-karung berisi pasir dan menyiagakan pompa penyedot air.
"Sementara karung pasir dan pompa harus 100 persen ada, dan dipastikan 24 jam siap untuk banjir rob," tukasnya.
Sandiaga menyadari antisipasi dengan karung berisikan pasir tidak akan tahan lama untuk menjaga luapan air. Tetapi segala cara, kata dia, akan dilakukan pemerintah DKI.
"Pasti akan jebol. Kami akan siapkan terus. Itu akan berkelanjutan. Di Kepulauan Seribu ada yang tak pernah terjadi banjir rob, terjadi juga. Ini karena fenomena siklus cuaca yang ekstrem," tandasnya.
Baca Juga: YLBHI: Penggusuran Paksa Petani Kulon Progo Langgar HAM!
Berita Terkait
-
Ketua RT/RW Tak Lagi Wajib Bikin LPJ, Sandiaga: Tunggu Bu Premi
-
Sandiaga Uno Bertemu Wali Kota Bekasi Bahas Berbagai Kerjasama
-
Sandi Berharap Mendagri Tak 'Sunat' Duit Rp28 Miliar Tim Gubernur
-
Sandiaga: Gagal Vaksin Salah Satu Penyebab Difteri
-
Sandiaga Kesulitan Cari Anggota TGUPP yang Berintegritas
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi
-
Kebakaran Rumah Kontrakan di Sunter Agung Jakarta Utara, Satu Keluarga Diselamatkan
-
Kronologis Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan saat Mendarat di Bandara LaGuardia
-
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang