Suara.com - Tepi Barat dan Gaza Palestina kembali menjadi medan bentrokan antara warga sipil dengan militer Israel, sejak Rabu hingga Jumat (6-8/12/2017).
Bentrokan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mendeklarasikan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Seperti dilansir The Guardian, Jumat, pegawai kedutaan besar AS di Tel Aviv maupun di negara-negara lain terpaksa bekerja dalam pengawasan ketat aparat keamanan. Sebab, kedutaan-kedutaan AS menjadi sasaran demonstrasi mengecam Donald Trump.
Israel sendiri menurunkan tentara tambahan di perbatasan dengan Palestina, setelah bentrokan hebat terjadi di Yerusalem maupun Tepi Barat.
Bentrokan paling berdarah terjadi di Ramallah, Bethlehem, dan Hebron, pada Kamis (7/12). Militer Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah warga Palestina yang berdemonstrasi.
Sementara warga Palestina yang menyerukan intifada, melemparkan batu dan bom molotov ke arah militer Israel.
Demonstrasi juga terjadi di Yordania, persisnya di dekat kantor kedutaan AS di Amman. Para demonstran membakar foto Trump dan bendera AS.
Hal yang sama juga terjadi di Tunisia. Serikat-serikat buruh dan warga sipil bergabung menggelar aksi protes atas deklarasi Trump.
Baca Juga: Ada Motor Baru, Honda Targetkan Ekspor Naik 40 Persen di 2018
Dewan Keamanan PBB sendiri, Jumat hari ini dijadwalkan menggelar rapat untuk membahas deklarasi Trump mengenai status Yerusalem.
Untuk meredam aksi protes, Presiden Trump mengirim Wakil Presiden Mike Pence ke wilayah Timur Tengah. Namun, pemerintah Palestina menegaskan tidak bakal menerima Pence.
"Kami sudah mendapat informasi Pence mau menemui Presiden Mahmoud Abbas. Tapi, kami pastikan, pertemuan itu tak bakal pernah terjadi," tegas tokoh senior Fatah, Jibril Rajoub.
Setelah AS mendeklarasikan pengakuannya, Republik Ceko juga menyatakan mengakui hal yang sama. Namun, Republik Ceko juga memastikan mendukung Yerusalem bisa menjadi ibu kota Palestina setelah negeri itu berdiri sebagai negara merdeka kelak.
"Sebelum kesepakatan damai antara Israel dan Palestina ditandatangani, Republik Ceko mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang berada di perbatasan garis demarkasi tahun 1967," tulis Kementerian Luar Negeri Ceko, seperti dilansir Anadolu Agency.
Dalam pernyataan yang sebagiannya bertentangan dengan pernyataan Uni Eropa itu, juga disebutkan bahwa Ceko mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina di waktu yang akan datang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli
-
4 Ide OOTD Downtown Chic Style ala Son Na Eun yang Effortless Abis!
-
Bahaya Kebakaran Baterai Paksa Hyundai dan Kia Lakukan Recall Ioniq 5 dan EV9
-
Siap-siap! Pesawat N219 Buatan PTDI Bakal Terbang Lagi
-
Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
-
Fantastis! Kerugian Negara Kasus Samin Tan Tembus Rp17,7 Triliun
-
Pertamina Tambah Armada, Pasokan BBM di Medan Kembali Normal usai Antrean Panjang
-
Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034
-
Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar