Suara.com - Militer Israel melakukan serangan ke wilayah Gaza Palestina, Jumat (8/12/2017).
Israel, seperti dilansir Jerusalem Post, mengonfirmasi angkatan udara dan tank mereka membombardir dua lokasi di Gaza.
Juru bicara militer Israel mengatakan, serangan tersebut merupakan respons atas serangan tiga roket ke wilayah mereka yang dilancarkan dari Gaza.
"Dua Roket yang ditembakkan Hamas tidak mencapai teritori Israel. Roket itu jatuh ke wilayah mereka sendiri. Satu roket lainnya mampu mencapai wilayah kami, tapi meledak di area terbuka," kata juru bicara militer Israel.
Ia mengatakan, roket-roket tersebut ditembakkan satu kelompok Jihadis Salafi di Gaza benama Brigade Al-Tauhid.
Kelompok tersebut tidak mematuhi keputusan Hamas--faksi perlawanan Palestina yang mengatur Gaza--untuk tidak menembakkan roket.
Warga sipil Gaza mengakui, tidak ada korban jiwa dalam serangan Israel ke daerah mereka.
Serangan pesawat dan tank Israel itu hanya menghancurkan dua pos penjagaan yang tak berpenghuni.
Baca Juga: Kasir Indomaret Tewas Dibunuh Perampok Pura-Pura Tukar Uang
Konflik Israel-Palestina kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendeklarasikan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Rabu (6/12/2017) waktu setempat.
Faksi-faksi perlawanan Palestina mendeklarasikan Jumat hari ini sebagai "hari kemarahan". Mereka akan menggelar protes dan perlawanan jalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan
-
Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu