Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan kelahiran seribu sapi jenis Gatotkaca atau Belgian Blue di Indonesia pada akhir masa jabatannya. Ini untuk meningkatkan kualitas sapi lokal.
Menteri Amran menceritakan tentang sapi Belgian Blue yang baru lahir, Minggu (10/12/2017). Sapi itu bisa memiliki bobot hingga 2 ton ketika dewasa.
"Target kami seribu seperti ini Belgian Blue dan besarnya bisa seperti ini. Mudah-mudahan pada akhir masa jabatan seribu kami bisa bawa ke Jakarta," ungkap Mentan di Kantornya, Kamis (14/12/2017).
Amran mengatakan sapi Belgian Blue yang dikembangkan Kementerian Pertanian di Balai Embrio Ternak, Cipelang, Bogor, tersebut diberi nama Srikandi. Kelahiran sapi Belgian Blue ini merupakan kedua kalinya, yang pertama diberi nama Gatotkaca.
Menurut penuturannya, kelahiran sapi Gatotkaca dan Srikandi di Indonesia merupakan satu-satunya kelahiran di negara tropis, mengingat sapi ini merupakan sapi berotot pertama di dunia hasil persilangan yang dikembangkan dari peternak Belgia. Ia menegaskan Belgian Blue menjadi sapi masa depan Indonesia sehingga perlu didukung.
Ada pun rencana kelahiran seribu sapi Belgian Blue ini dicapai dengan anggaran yang sudah disiapkan sebesar Rp100 miliar pada 2018 untuk pembelian sperma atau semen beku.
"Ini kan harga semen beku spermanya Rp15 juta per tetes, tapi kami dari Eropa lihat langsung. Saya beli karena beratnya 1,9 sampai 2 juta ton. Saya bilang kita beli Rp100 miliar, embrionya kita beli," kata Amran.
Ia menambahkan pengembangan sapi Belgian Blue di BET Cipelang ini merupakan wujud pengembangan teknologi dalam rangka introduksi jenis sapi baru di Indonesia.
Keberadaan Belgian Blue yang digunakan untuk disilangkan dengan sapi lokal yang nantinya aka meningkatkan perototan sapi lokal. Menurutnya, beberapa keuntungan yang diperoleh dari terjadinya mutasi ini adalah perototan yang luar biasa. Kelebihannya, jumlah karkas juga meningkat dan kandungan lemak pada daging yang rendah.
Baca Juga: Pemerintah Diminta Kembangkan Pertanian Garam di Indonesia Timur
Oleh karena itu, tingginya minat peternak terhadap sapi BB ini menginspirasi asosiasi Belgian Blue di Belgia untuk menyebarkan Belgian Blue ke seluruh dunia, baik dalam bentuk semen beku maupun embrio.
Terdapat 3 pola warna pada sapi BB ini, di antaranya adalah hitam (pie-black/pie-dnoire), semua putih dan roan (pie-blue). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!