Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigasi Eko Putro Sandjojo melakukan panen padi di Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (9/10/2017).
Ketiga menteri didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar dan Bupati Ciamis Iing Syam Arifin serta sejumlah pimpinan perusahaan BUMN.
Mentan Amran menuturkan panen yang dilakukan di Kabupaten Ciamis menunjukkan tidak ada lagi paceklik yang dihadapi wilayah lumbung padi Jawa Barat.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah percepatan produksi pertanian dengan pemberian alat mesin pertanian.
"Kalau kita ingin tidak terjadi paceklik, tanam 1 juta hektare. Ini adalah panen kita ketiga, kita mulai panen Oktober, November, Desember. Jadi insya Allah tidak ada paceklik," katanya.
Lebih lanjut, Amran menilai musim hujan yang mulai datang menjadi angin segar bagi produksi beras, khususnya di Kabupaten Ciamis.
"Kami liat dr atas heli, yang terpenting sekarang sudah hujan. Kalau sudah hujan kita sudah tanam, artinya nanti Januari sudah bisa panen yang lebih besar lagi. Kita bersyukur dulu hujannya datang," katanya yang datang menggunakan helikopter bersama Rini.
Bupati Ciamis Iing Syam Arifin mengungkapkan masyarakat di wilayahnya tidak kekurangan beras. Bantuan pemerintah berupa alat dan mesin pertanian juga sangat dioptimalkan.
Iing menambahkan pihaknya bahkan membuat satuan tugas khusus untuk menghadapi musim kemarau.
Baca Juga: Pedagang Kopi 'Panen Untung' di Taman Depan Rumah Djarot
"Tapi ternyata hujan turun. Selamatlah lahan kami seluas 8.000 hektare. Ini semua dilakukan untuk mendukung target produksi 560 ribu ton tercapai," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Minta Para Petani Bersatu dalam Kelompok Besar
-
Jokowi: Kalau Tidak Mau Jadi Petani Modern, Ya Kita Gini Terus
-
Hari Tani Nasional, Petani Indonesia Justru Semakin Menderita
-
LIPI: Bank Belum Tertarik Salurkan Kredit ke Sektor Pertanian
-
Jokowi: Siapa yang Punya Pangan, Dia yang Mengendalikan
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?