Suara.com - Pemesanan tiket secara online dirasakan lebih nyaman bagi sebagian calon penumpang yang akan naik kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Sudirman Baru.
“Saya pesan dari online saja. Praktis sekali. Bisa pesan darimana saja. Cara ini juga sangat membantu, jadi tidak perlu tergesa-gesa harus ke stasiun. Biasanya, kan sebelum berangkat banyak hal yang membuat kita panik. Kalau sudah pesan dari rumah, kita jadi lebih lega,” ujar Anggi ketika ditemui Suara.com di tempat tunggu keberangkatan Stasiun Sudirman Baru, Kamis (28/12/2017).
Anggi nanti akan naik pesawat tujuan Padang, Sumatera Barat. Ketika ditemui Suara.com, Anggi menceritakan pengalamannya memesan tiket via online, mulai dari mengunduh aplikasi dan kemudahan-kemudahan lainnya.
Mahasiswa ini memesan tiket 10 jam lalu. Pesawatnya akan berangkat pukul 10.45 WIB. Jadi, minimal jam 09.00 WIB, harus sudah berada di bandara. Pada jam 07.00 WIB tadi, dia sudah berada di stasiun. Kereta bandara berangkat jam 08.00 WIB. Perjalanan ke bandara memakan waktu 50 menit.
Berbeda dengan Chalvin (24). Wiraswasta ini akan berlibur ke Kota Malang. Dia membeli tiket kereta langsung dari stasiun. Dia mengaku belum sempat mengunduh aplikasi pemesanan tiket online.
Chalvin sebenarnya sempat ragu naik kereta bandara karena khawatir perjalanan tidak lancar. "Lain kali, saya akan memesan tiket melalui online saja. Lebih simple,” ujar Chalvin.
Angkasa Pura
PT. Angkasa Pura II melengkapi stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta dengan aneka fasilitas pendukung yang sudah bisa digunakan penumpang sejak awal uji coba operasi kereta pada Selasa (26/12) dan berjanji terus memperbaiki layanan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna kereta bandara.
Direktur PT. Angkasa Pura II Muhammad Awalludin menjelaskan stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta yang berada dalam bangunan dua lantai saat ini sudah dilengkapi dengan dua ruang tunggu.
Di ruang tunggu penumpang, tersedia sofa, televisi, sarana untuk mengisi baterai ponsel, dan mesin pembelian tiket kereta bandara. Selain itu ada layanan informasi penerbangan dan fasilitas check inmandiri. Gerai sewaan dan pusat Anjungan Tunai Mandiri tersedia di lantai dua.
"Di stasiun juga disiapkan Skytrain yang terhubung langsung dengan Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3," kata Muhammad Awalludin, dikutip dari Antara.
Ia mengatakan selanjutnya Angkasa Pura II akan menyiapkan tempat parkir yang terhubung dengan stasiun agar penumpang lebih nyaman.
"Seluruh fasilitas akan terus diperbaiki dan ditingkatkan untuk kenyamanan penumpang. Kita akan buat semuanya terintegrasi," ujarnya. (Lili Handayani)
Berita Terkait
-
Mobil Ringsek, Ini 7 Fakta Kecelakaan KA Bandara Tabrak Minibus di Perlintasan Sebidang Kalideres
-
Buntut Kereta Bandara Tabrak Avanza di Kalideres, Terjadi Penumpukan di Stasiun Rawa Buaya
-
Tabrakan di Kalideres: Avanza Dihantam Kereta Bandara, Penumpang Luka Parah
-
Kereta Bandara Soetta Tabrak Orang, Jadwal KRL Jadi Terganggu
-
KRL Tanah Abang-Karet Sempat Lumpuh, Penumpang Terjebak 1 Jam di Gerbong, KAI Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Sikat Terminal Bayangan di Pasar Rebo, Petugas Gabungan Beri Sanksi ke 6 Bus AKAP Bandel
-
Mojtaba Khamenei Resmi Pimpin Iran, Hezbollah: Musuh-musuh Iran Akan Gemetar
-
Kantor Media Dibakar Buntut Berita Bias Kasus Pembunuhan Sadis Aktivis Anti Pemerintah
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Puan Maharani: Harus Evaluasi, Apakah Biaya Politik Terlalu Mahal?
-
Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran
-
Puan Maharani Minta Penjelasan TNI soal Penetapan Status Siaga 1 di Tengah Konflik Global
-
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno
-
Larangan Medsos Usia Dibawah 16 Tahun di Indonesia: Gimana Nasib Akunnya?
-
Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya
-
Kemenkes Temukan Lebih dari 300 Ribu Anak Indonesia Alami Masalah Mental Kecemasan dan Depresi