Suara.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meresmikan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kampung Kebon Manggis Kelurahan Paledang, Bogor Tengah Kota Bogor, sekaligus meninjau program bantuan Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 32 unit.
"Ini program yang terus berjalan untuk meningkatkan kesejahteraan juga kesehatan masyarakatnya. Kotaku ini untuk mencegah terjadinya kesehatan masyarakat yang menurun akibat lingkungan yang buruk termasuk sanitasi, drainase dan lainnya yang menimbulkan penyakit," kata Demiz.
Demiz menuturkan program Kotaku direalisasikan untuk bantuan dana infrastruktur yang kondisi sarana dan prasarananya tidak memenuhi syarat seperti bangunan jalan lingkungan, drainase, penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, pengelolaan limbah, pengamanan kebakaran dan ruang terbuka publik.
"Kita melihat betapa pentingnya setiap desa, kelurahan atau kampung menciptakan lingkungan yang bersih karena sumber penyakit itu 45 persen berasal dari lingkungan. Jadi (Kotaku) ini tindakan preventif dan promotif sekaligus menciptakan kenyamanan. Saya harap ini bisa menginspirasi tempat-tempat lainnya," tuturnya.
Menurut undang-undang, negara berhak atas jaminan kesehatan dan tempat tinggal warga negaranya. Oleh karena itu kewajiban negara adalah memenuhi hak warganya. Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jabar adalah program Kotaku dan perbaikan Rutilahu. Terlebih Jabar merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yaitu 47 juta jiwa.
"Apalagi Kota Bogor sudah padat, tanahnya mahal dan tidak mungkin terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah, sedangkan kebutuhan akan perumahan makin tinggi, jadi bagaimana bisa membangun di Kota Bogor yang sudah sangat padat ini karena itulah program Kotaku dan pembenahan Rutilahu menjadi sangat penting dan ini perintah undang-undang," kata Demiz.
Tahun 2017 ini, APBD Jabar mengalokasikan untuk membangun 10 ribu Rutilahu, di antaranya 8 ribu di pedesaan dan 2 ribu di perkotaan. Untuk perbaikan Rutilahu di daerah Kebon Manggis ini ada sebanyak 30 rumah dari jumlah keseluruhan di Kota Bogor sebanyak 222 unit.
"Ini hanya stimulus kalau di perkotaan ini sekitar Rp15 Jutaan kalau di kabupaten Rp13,5 juta," ucap Demiz.
Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Syarif Hidayat yang mewakili Walikota mengatakan, Kota Bogor memiliki luas wilayah 11.850 hektar dengan jumlah penduduk 1.005.012 jiwa.
"Karena itu banyak perkampungan padat disini. Menurut inventarisasi kami di Bappeda ada 17 kawasan kumuh di Kota Bogor," katanya.
Ade mengaku bersyukur atas bantuan dari Pemprov Jabar yang secara bertahap memperbaiki kawasan kumuh lewat program Kotaku dan Rutilahu.
"Kami berharap dengan keterbatasan anggaran kami, bantuan Provinsi untuk Kota Bogor bisa terus ditingkatkan agar 17 kawasan kumuh ini bisa diselesaikan sehingga bisa dinikmati untuk kepentingan masyarakat," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Kemarau Kepung Bekasi, 2.592 Hektare Sawah Dilanda Kekeringan
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bagaimana Discovery Commerce TikTok Shop Jadi Senjata Baru Brand Fashion Lokal
-
Dikenal Tangguh, Truk KDMP Harganya Berapa? Intip Spesifikasinya
-
Rupiah Perkasa ke Rp17.933 per Dolar AS, Damai Timur Tengah dan Ekonomi RI Jadi Pendorong
-
BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026
-
Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal
-
4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan
-
Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK
-
Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko