News / Internasional
Senin, 01 Januari 2018 | 14:35 WIB
Demonstrasi massa anti-pemerintah di Teheran, Iran, 30 Desember 2017. [Hamed Malekpour/Tasnim News/AFP]

Namun Abdi menggarisbawahi, permasalahan ekonomi bukan satu-satunya alasan terjadinya protes.

“Sangat jelas lingkaran yang kalah pada pemilihan presiden lalu sangat senang melihat demonstrasi terjadi, namun yang mereka tidak sadari, protes yang tadinya berawal karena keadaan ekonomi dengan cepat beralih menjadi medium bagi permasalahan lain, termasuk politik.”

Abdi kemudian menyebutkan imbas insiden di Iran yang bisa memengaruhi negara-negara tetangganya.

“Wajar bila negara-negara yang tidak memiliki hubungan baik dengan Iran menikmati situasi ini. Sama saja, Iran juga akan menikmati situasi jika hal yang sama terjadi di negara-negara tersebut,” tambah dia.

Dia juga menyinggung bahwa Iran juga “tidak senang dengan penggagalan kudeta di Turki tahun lalu, yang sedianya bisa membuat wilayah tersebut tak stabil.”

Sebaliknya, negara-negara yang tidak menginginkan kestabilan di wilayah Iran tak akan gembira dengan perkembangan yang ada di Iran selama ini, kata Abdi.

Load More