Suara.com - Duta Besar AS untuk Panama telah berhenti karena dia mengatakan bahwa dia tidak lagi dapat melayani Presiden Donald Trump.
John Feeley, seorang pilot Marinir Angkatan Laut, mengatakan bahwa dia terikat kehormatan untuk mengundurkan diri.
Departemen Luar Negeri AS, yang mengawasi diplomat Amerika, mengetahui pengunduran dirinya pada akhir Desember lalu.
Ini bukan tanggapan langsung terhadap dugaan penggunaan kata "shi*hole" oleh Trump untuk menggambarkan negara-negara Haiti dan Afrika.
"Sebagai petugas layanan asing junior, saya menandatangani sumpah untuk melayani dengan setia presiden dan pemerintahannya secara apolitis, bahkan ketika saya mungkin tidak setuju dengan kebijakan tertentu," kata Feeley dalam surat pengunduran dirinya.
"Instruktur saya menjelaskan bahwa jika saya percaya bahwa saya tidak dapat melakukan itu, saya akan merasa terhormat untuk mengundurkan diri. Saat itu telah tiba."
Wakil Menteri Luar Negeri Steve Goldstein mengonfirmasi bahwa dia mengetahui rencana keberangkatan Feeley menjelang pernyataan presiden yang ditanggapi pada Kamis (11/1/2018) waktu setempat.
Dia mengatakan bahwa duta besar, seorang diplomat yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk menangani isu-isu Amerika Latin, meninggalkan "alasan pribadi".
Beberapa kebijakan Trump telah menimbulkan kegemparan di wilayah ini, termasuk keputusannya yang paling akhir untuk menghapus izin tinggal bagi ribuan imigran Salvador, Haiti dan Nikaragua yang tinggal di AS setelah bencana alam.
Baca Juga: Trump Diduga Sebut Imigran Asal El Salvador dengan Kata Kasar
Feeley bukan pejabat Departemen Luar Negeri pertama yang meninggalkan jabatan mereka. Elizabeth Shackelford, yang bekerja di Nairobi untuk misi AS ke Somalia, mengundurkan diri pada bulan Desember lalu.
Dia menulis surat pengunduran dirinya kepada Sekretaris Negara Rex Tillerson bahwa dia telah berhenti karena AS telah meninggalkan hak asasi manusia sebagai prioritas, menurut Kebijakan Luar Negeri.
Feeley akan meninggalkan jabatannya pada tanggal 9 Maret 2018. [BBC]
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal
-
LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG
-
Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie
-
Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik
-
Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal
-
Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu
-
Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan
-
'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar
-
Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan
-
Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali