Suara.com - Donald Trump telah memicu kemarahan setelah diduga mengatakan bahwa dia tidak ingin imigran dari negara-negara 'sh*thole' datang ke AS. Yup, dengan lantang orang nomor satu AS itu lugas menggunakan kata 'sh*thole' saat merujuk ke imigran asal Haiti, El Salvador dan negara-negara Afrika dalam pertemuan di Gedung Oval.
Menurut dua orang yang diberitahu dalam rapat tersebut, Trump telah membahas kesepakatan bipartisan tentang imigrasi yang diajukan.
"Mengapa kita memiliki semua orang dari negara-negara tidak mampu ini datang ke sini?" kata Trump.
Dia kemudian menyarankan agar Amerika Serikat membawa lebih banyak orang dari negara seperti Norwegia, yang beberapa waktu lalu dia menemui perdana menteri itu.
Komentarnya membuat anggota parlemen terkejut. Lindsey Graham dan Richard Durbin, mengusulkan pemotongan program undian visa sebesar 50 persen dan kemudian memprioritaskan negara-negara yang sudah ada di sistem.
Mereka juga membahas penambahan 1,5 miliar dolar AS (Rp20 miliaran) untuk dinding perbatasan. Gedung Putih mengumumkan awal pekan ini bahwa pihaknya telah menghapus perlindungan untuk El Salvador. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?