Suara.com - Petugas Kepolisian Sektor Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, mengamankan lima warga yang tertangkap tangan sedang pesta sabu-sabu di sebuah rumah di wilayah Waworada.
Kapolsek Langgudu Iptu Sirajudin yang dikonfirmasi melalui Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti di Mataram, Senin (15/1/2018), membenarkan, lima warga diamankan oleh petugas bersama dengan barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu-sabu.
"Ketika tim kepolisian datang, mereka diduga sedang menikmati narkoba secara bersama-sama. Dugaan itu muncul dari barang bukti yang ada di hadapan para pelaku," kata Tri Budi.
Perwira melati dua ini menyampaikan keterangannya sesuai dengan laporan yang diterima dari anggota Polsek Langgudu, Kabupaten Bima pada Minggu (14/1/2018) malam.
Lima warga yang diamankan petugas kepolisian ketika sedang asyik berpesta di rumah salah seorang pelaku berinisial SU (30), antara lain AK (27), MU (28), AM (27), dan AN (30).
Dari hasil penggeledahan yang turut disaksikan sejumlah tokoh masyarakat serta didampingi salah seorang petugas Babinsa, polisi menemukan tiga poket plastik bening kecil berisi serbuk kristal putih yang diduga sabu.
Selain barang bukti narkoba, polisi turut mengamankan peralatan yang diduga biasa digunakan untuk mengkonsumsi zat berbahaya tersebut.
"Seluruh barang bukti didapatkan dari hasil penggeledahan badan dan lokasi penggerebekkan (rumah SU)," ucapnya.
Lebih lanjut, penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika golongan satu ini telah diserahkan ke penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima Kota.
Baca Juga: Jennifer Dunn Komplain Sabu-sabu Tak Sesuai Pesanan
"Tindak lanjut dari aksi penangkapan ini sekarang sudah diserahkan ke penyidik Polres Bima Kota. Karena itu, barang bukti beserta ke lima pelaku telah dipindahkan ke rumah tahanan Mapolres Bima Kota," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Piala Dunia 2026 Tak Aman? Pakar Keamanan Ungkap Ancaman Nyata di AS dan Meksiko
-
Nasib Ammar Zoni setelah Vonis: Masihkah Harus Mendekam di Penjara High Risk Nusakambangan?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu