Suara.com - Seorang remaja perempuan Italia berusia 18 tahun melelang keperawanannya kepada penawar paling tinggi melalui laman daring.
Nicole—nama samaran gadis itu di daring—mengakui melelang keperawanannya untuk mendapatkan uang guna melanjutkan kuliah di Inggris dan membelikan orang tuanya rumah.
Kekinian, seperti dilansir The Sun, Senin (15/1/2018), Nicole mengakui penawaran paling tinggi sementara atas keperawanannya mencapai 890.000 Poundsterling atau setara Rp16,4 miliar.
Nicole yang bekerja sampingan sebagai model kepada The Sun mengatakan, keputusannya itu tak lepas dari pengalaman pribadinya berpacaran dengan laki-laki yang jauh lebih tua ketika masih berusia 16 tahun.
"Aku pernah menjalin hubungan asmara dengan pria yang jauh lebih tua. Tapi kepadanya aku menegaskan, aku hanya ingin melepas keperawananku kepada orang yang benar-benar kucintai dan menikahiku pada masa depan," tuturnya.
Namun, kisah cintanya dengan pria tersebut kandas. Setelahnya, barulah Nicole fokus memikirkan masa depan pendidikannya. Ia mengklaim ingin pindah dari Italia ke Inggris, untuk menempuh studi bisnis di Cambridge University.
Nicole menyadari, orang tuanya tak bakal mampu menyekolahkannya ke luar negeri. Karenanya, ia "berselancar" di internet untuk mencari cara guna mendapatkan uang.
Ia akhirnya menemukan seorang gadis melelang keperawanannya hingga bisa mendapat uang 3,1 miliar Pounds.
Baca Juga: Menkeu Berharap Tak Ada Penutupan Bursa Pascainsiden BEI
"Jadi, ketika aku kekinian berusia 18 tahun, aku memutuskan menjual keperawananku untuk bersekolah. Ternyata benar, banyak pria yang menawarku dan kini ada tawaran mencapai 890 ribu Pounds," ungkapnya.
Selain untuk bersekolah, Nicole mengklaim ingin menggunakan uang itu untuk membelikan orang tuanya rumah.
Namun, hingga kekinian, ia belum berani memberitahukan rencananya melelang keperawanan kepada orang tuanya.
"Keluargaku akan hancur kalau tahu rencanaku. Kalau suatu hari hal ini terbongkar, aku akan jujur dan berharap mereka mengerti perasaanku," tandasnya.
Nicole bukan satu-satunya gadis yang terpaksa melelang keperawanannya demi tetap bertahan hidup di tengah jerat kemiskinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Libur Imlek: Penumpang Whoosh Naik Signifikan hingga 25 Ribu Orang Sehari
-
Xi Jinping dan Donald Trump Segera Bertemu, Ada Potensi Bisnis dan Skenario 'Perang'
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional