News / Internasional
Senin, 06 April 2026 | 18:47 WIB
Majid Khademi dikabarkan gugur dalam serangan AS-Israel. (X/@JasonMBrodsky)
Baca 10 detik
  • Kepala Intelijen IRGC Iran, Majid Khademi, tewas akibat serangan militer yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel.
  • Berita kematian Khademi dikonfirmasi media pemerintah Iran pada Senin, 6 April 2026 di tengah eskalasi konflik regional.
  • Kepergian pejabat tinggi tersebut diperkirakan akan mengganggu efektivitas koordinasi intelijen serta keamanan internal negara Iran saat ini.

Suara.com - Kabar duka datang dari Iran setelah Kepala Organisasi Intelijen Garda Revolusi Iran (IRGC), Majid Khademi dilaporkan tewas dalam serangan yang dikaitkan dengan operasi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Informasi tersebut disampaikan media pemerintah Iran di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan.

“Brigadir Jenderal Seyyed Majid Khademi telah gugur sebagai martir,” demikian pernyataan resmi Islamic Republic News Agency seperti dikutip dari BBC, Senin (6/4/2026).

Sosok Khademi dikenal sebagai perwira tinggi yang lama berkiprah di bidang intelijen dan keamanan Iran.

Ia menghabiskan puluhan tahun kariernya dengan menangani berbagai posisi strategis dan sensitif di dalam sistem pertahanan negara.

Pada Juni 2025, Khademi dipercaya memimpin Organisasi Intelijen IRGC, menggantikan Mohammad Kazemi yang sebelumnya tewas dalam serangan Israel pada periode konflik Iran-Israel di tahun yang sama.

Sebagai kepala intelijen IRGC, Khademi memimpin salah satu lembaga keamanan paling kuat sekaligus tertutup di Iran.

Institusi ini berada langsung di bawah kendali pemimpin tertinggi dan memiliki peran penting dalam pengumpulan intelijen, kontra-spionase, hingga pengawasan terhadap dinamika internal.

Sejumlah analis menyebut organisasi tersebut juga kerap dikaitkan dengan penahanan warga negara asing serta operasi yang menyasar pihak-pihak yang dianggap sebagai ancaman terhadap kepemimpinan Iran.

Baca Juga: Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia, Pengamat UGM: Kalau Terlalu Berisik, Biasanya Tak Serius

Kematian Khademi menambah panjang daftar pejabat tinggi Iran yang menjadi target dalam rangkaian serangan selama konflik berlangsung. Menteri Pertahanan Israel menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari strategi berkelanjutan yang menyasar tokoh-tokoh kunci Iran, sekaligus menegaskan posisi Khademi sebagai figur penting di dalam struktur IRGC.

Kepergian Khademi diperkirakan akan berdampak pada operasional intelijen Iran, terutama dalam hal koordinasi dan pengawasan keamanan internal di tengah situasi perang yang masih aktif berlangsung.

Load More