Suara.com - Pemerintah Belanda menghentikan seluruh penerbangan di Bandara Schiphol, Amsterdam. Begitu juga layanan perkeretaapian nasional. Ini dilakukan menyusul kondisi cuaca buruk di sana.
Badai dan cuaca buruk itu menghantam seantero Belanda dengan menumbangkan banyak pohon, menggeser trailer traktor dan mengacaukan lalu lintas.
Bandara Schiphol membatalkan 200 penerbangan dalam sehari. Penghentian layanan publik seantero Belanda ini dilakukan sampai waktu yang tak ditentukan.
Sementara, seperti dilansir AP, penyiar nasional NOS melaporkan, stasiun kereta api utama di Den Haag ditutup karena kekhawatiran bahwa bagian atap kaca dihempas angin kencang.
Bukan hanya Belanda, negara-negara di sekitar Eropa pun merasakan dampak buruk ini. Bahkan di Inggris, angin bertiup hingga 70 mph (110 kph). Sebagian kawasan Inggris tidak bisa mengakses listrik, alias gelap gulita. Angin telah merusak beberapa saluran listrik pemasok kereta api.
Sementara di Skotlandia, angin kencang dan salju tebal menyebabkan warga tidak berani keluar rumah.
Di Belgia, pemerintahnya memasang peringatan bahaya badai skala II sejak Kamis (18/1/2018) dinihari. Pohon-pohon juga tumbang di beberapa kota.
Di Jerman, layanan kereta api tetap berjalan, tetapi menurunkan kecepatan. Ini akhirnya menyebabkan terjadi banyaknya penundaan perjalanan di seluruh wilayah.
Kantor berita Jerman pun melaporkan, kecelakaan terjadi di jalan raya setiap 1 menit sekali dalam kondisi ini, khususnya di jalan raya antara Wilhelmshaven dan Westerstede di utara Jerman.
Baca Juga: Badai Ava di Madagaskar, 29 Tewas, 17.000 Kehilangan Rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius