Ilustrasi pisau (Shutterstock).
Dengan memakai senjata tajam, Suwarno mengamuk di toko telepon seluler Lokasari Square, lantai 1, blok A, nomor 20 - 21, Tangki, Tamansari, Jakarta Barat.
Dia ngamuk sambil mencari-cari Susiama Gotama -- pemilik toko -- kemarin malam. Ujung pangkalnya, dia kesal karena barang yang dipesan sejak dua pekan lalu tak kunjung dikirim.
Karyawan toko bernama Marta (39) dilukainya karena dianggap menghalang-halangi.
Sambil menenteng senjata tajam, Suwarno langsung mengamuk di toko tersebut pada Sabtu (20/1/2018) malam karena kesal pesanan barangnya tak dikirim selama dua minggu.
"Korban mengalami luka robek di tangan sebelah kiri dan punggung sebelah kiri," kata Kapolsek Tamansari Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendiz.
Kasus itu baru dapat ditangani setelah petugas keamanan mal dan tim Buser Polsek Tamansari bertindak.
Suwarno ditangkap dan sekarang ditahan di Polsek Tamansari. Dia dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
Martha luka-luka kemudian mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Husada, Jalan Raya Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Dia ngamuk sambil mencari-cari Susiama Gotama -- pemilik toko -- kemarin malam. Ujung pangkalnya, dia kesal karena barang yang dipesan sejak dua pekan lalu tak kunjung dikirim.
Karyawan toko bernama Marta (39) dilukainya karena dianggap menghalang-halangi.
Sambil menenteng senjata tajam, Suwarno langsung mengamuk di toko tersebut pada Sabtu (20/1/2018) malam karena kesal pesanan barangnya tak dikirim selama dua minggu.
"Korban mengalami luka robek di tangan sebelah kiri dan punggung sebelah kiri," kata Kapolsek Tamansari Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendiz.
Kasus itu baru dapat ditangani setelah petugas keamanan mal dan tim Buser Polsek Tamansari bertindak.
Suwarno ditangkap dan sekarang ditahan di Polsek Tamansari. Dia dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
Martha luka-luka kemudian mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Husada, Jalan Raya Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
-
Ulasan Novel Tanah Para Bandit: Ketika Hukum Tak Lagi Memihak Kebenaran
-
Suzuki Bandit Kalah Ganteng, Pesona Hero Hunk 150 XTEC Bikin Kesengsem
-
Kronologi Penangkapan Bandit Bercelurit di Kebon Jeruk, Berawal dari Modus Beli Kontrasepsi
-
Bandit Negara Dilarang Kenyang Dalam Program Makan Bergizi Gratis
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025