Suara.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo menggelar rapat informal dengan pimpinan komisi dan alat kelengkapan DPR (AKD), Senin (22/1/2018). Rapat yang dihadiri seluruh pimpinan dari 11 Komisi DPR diadakan di ruang kerja ketua DPR.
Sedangkan unsur AKD yang ikut pertemuan, antara lain dari Badan Legislasi, Badan Anggaran, Badan Urusan Rumah Tangga, Badan Kerja Sama Antar-Parlemen dan Mahkamah Kehormatan DPR.
Bamsoet, sapaan akrabnya, mengaku akan memulai tradisi rapat informal ini rutin setiap bulannya. Tujuannya untuk memantau, menyelesaikan tugas dan permasalahan yang dihadapi lembaga yang dipimpinnya.
"Rapat informal lintas komisi akan dilakukan rutin setiap sebulan sekali, guna membahas capaian legislasi dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi setiap komisi dan AKD," kata Bamsoet di DPR.
Lebih lanjut, Bamsoet mengatakan, pada pertemuan itu, baik pimpinan komisi maupun AKD, menyampaikan kinerja masing-masing di bidang legislasi, anggaran dan pengawasan.
Menurut politisi Partai Golkar ini, persoalan legislasi memang menjadi bahasan yang paling serius untuk diselesaikan pekerjaannya.
"Karena memang ada target untuk menyelesaikan Rancangan Undang-undang (RUU)," ujar pengganti Setya Novanto.
Pertemuan informal itu juga membahas beragam masalah. Pimpinan komisi dan AKD yang terkait dengan permasalahan yang dibahas pun diberi kesempatan menyampaikan masukan.
"Sehingga semua bidang tahu masalahnya. Juga ada pemecahan permasalahan di antar-komisi," tuturnya.
Baca Juga: Usai Diperiksa, Dahnil Bantah Sebut Mata Elang Pelaku Kasus Novel
Selain mengagendakan pertemuan informal dengan jajaran pimpinan komisi DPR, Bamsoet juga akan menggelar rapat serupa dengan para ketua fraksi.
"Pertemuan dengan ketua fraksi (akan diadakan) seminggu sekali. Pertemuannya bersifat informal," pungkas Bamsoet.
Berita Terkait
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Sari Yuliati Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPR Gantikan Adies Kadir
-
Profil Sari Yuliati: Srikandi Golkar yang Resmi Gantikan Adies Kadir sebagai Wakil Ketua DPR RI
-
Membedah Potensi Gangguan Asing terhadap Kondusivitas Negara
-
DPR Tegaskan Revisi UU Pilkada Tak Masuk Prolegnas, Tepis Isu Pemilihan via DPRD
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK, Modus 'Main' Restitusi PPN Kebun Terbongkar
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo