Suara.com - Presiden RI Kelima Megawati Soekarno Putri merayakan ulang tahun ke-71 di Taman Ismail Marzuki pada Selasa (23/1/2018). Sejumlah undangan ikut merayakannya bersamanya termasuk Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Selain itu, hadir pula sejumlah Menteri dari Kabinet Kerja, anggota DPR dan juga para kepala daerah dan undangan lainnya.
Dalam acara HUT-nya yang ke-71 ini, Megawati memgundang para undangan untuk menyaksikan pagelaran teater kebangsaan di TIM. Megawati mengangkat tema 'Satyam Eva Jayate' yang mengisahkan peristiwa abad ke-13, dimana seorang Raja yang memimpin sebuah kerajaan.
"Itu peristiwa di abad ke-13 tepatnya tahun 1296 ketika seorang Raden Wijaya, sudah sampai situ saja, nanti kita tahu sendiri setelah ada jalan ceritanya," kata Megawati dalam sambutannya di TIM, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat.
Dalam sambutannya juga, Megawati menginginkan budaya-budaya Indonesia yang kaya, dihidupkan melalui teater-teater budaya. Hal itu sebenarnya menjadi rencana Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut ketika masih menjadi presiden RI.
"Dari dulu saya sebenarnya menginginkan bahwa Indoneisa yang menjadi negara yang kaya budaya, saya duku waktu menjadi presiden ingin buat teater yang anggotanya 3.500 anggotanya. Tapi karena saya berhenti jadi presiden tidak jadi," kata Megawati.
Dia mengatakan saat ini Indonesia sangat miskin dengan tempat-tempat yang bisa menjaga keragaman budaya di Indonesia. Hal itu berbeda dengan negara-negara Eropa, dan Amerika yang sangat memperhatikannya.
"Indoneisa sangat miskin untuk tempat yang sangat representatif untuk budaya, kalau kita bandingkan Amerika, Prancis, dan negara Eropa lainnya," katanya.
Baca Juga: Jokowi Bolehkan Menteri Rangkap Jabatan, Arsul: So What Gitu Lho
Tag
Berita Terkait
-
Link dan Cara Voting Logo HUT ke-81 RI, Ini Kandidat Resmi yang Bersaing
-
Istana Rilis 5 Calon Logo HUT 81 RI, Masyarakat Bisa Pilih Langsung
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Ulang Tahun Hoshi SEVENTEEN Diwarnai Aksi Mulia untuk Ratusan Anak Zambia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar