Sebanyak 60 peserta Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dari empat kota yang sedang berlatih di SMP Negeri 145 Menteng Atas, Setia Budi, Jakarta, diduga mengalami keracunan nasi goreng.
"Kejadiannya barusan saja setelah santap siang. Sekarang masih diobservasi oleh tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Kesehatan DKI Jakarta," kata staf Ambulance Gawat Darurat Dinkes DKI Jakarta Bagus Panji saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, 60 peserta Paskibra yang merupakan gabungan murid sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dari empat kota berbeda tersebut merasa mual kemudian muntah beberapa saat setelah mengkonsumsi makan siang berupa nasi goreng.
Sejumlah tim dari Unit URC Pusat, Unit 1055, Unit 1054, Unit 1046, Unit 1050 berada di lokasi kejadian untuk melakukan observasi untuk memastikan apakah para korban mengalami keracunan nasi goreng.
Selanjutnya, menurut dia, murid-murid SD dan SMP tersebut akan dirujuk ke beberapa rumah sakit untuk mendapat tindakan medis lebih lanjut. Nanti sebagian akan di bawa ke Rumah Sakit Pasar Minggu, Rumah Sakit Tebet. (Antara)
Berita Terkait
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
-
Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Kembali Terjadi, BGN Janji Benahi Sistem Pengawasan
-
Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Bertambah, Total 345 Orang
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus