Suara.com - Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan Soni, tersangka kasus kebakaran di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat. Seperti diketahui, aksi Soni tersebut mengakibarkan ratusan rumah warga terbakar.
Pemeriksaan kejiwaan itu dilakukan guna menentukan apakah Soni memiliki gangguan jiwa atau tidak terkait pengakuannya mendengar bisikan gaib saat membakar rumahnya sendiri.
"Makanya kami mau cek kejiwaannya, apa dia (Soni) benar menerima bisikan atau pura-pura," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Edi Suranta Sitepu kepada Suara.com, Selasa (30/1/2018).
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, mantan driver ojek berbasis online itu menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur pada Senin (29/1/2018) kemarin.
Sejauh ini, polisi belum mendapatkan keterangan Soni soal bisikan gaib yang memerintahkan dirinya untuk membakar rumah dengan menyulutkan korek api ke seprai tempat tidur.
Kepada polisi, Soni tak menjelaskan soal bisikan dari sosok Irma yang dianggap sebagai mahluk gaib ketika kebakaran melanda perumahan warga di Jalan Talib II, RT 7 dan RT 16, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018), dini hari.
"Dia juga ngakunya enggak tahu perempuan Irma ini. Tersangka hanya dengar bisikan gaib," kata Edi.
Soni telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kebakaran yang melalap sekitar 500 rumah milik 600 kepala keluarga di perkampungan tersebut.
Dia dikenakan Pasal 187 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Polisi Sita Puluhan Petasan Hingga Samurai dari Konvoi Remaja Berkedok Berbagi Takjil di Taman Sari
-
Drama Sahur di Cilandak: Air Kali Krukut Meluap Seleher Orang Dewasa, Warga Tetap Teguh Berpuasa
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka