Suara.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Amijaya berharap, Kongres HMI ke-30 di Kota Ambon, Maluku, tanggal 14-19 Februari, bisa menyumbangkan pertumbuhan ekonomi lokal.
"Akan ada ribuan kader HMI yang datang ke Ambon untuk mengikuti kongres. Itu artinya, perputaran uang di Kota Ambon akan meningkat. Kita berharap acara ini meningkatkan ekonomi daerah," kata Ami kepada wartawan, Selasa (13/2/2018).
Ami berterimakasih kepada seluruh stakeholder di Kota Ambon yang ikut memberikan dukungan kepada para panitia Kongres. Dia lantas menghimbau kepada para stakeholder agar tak sungkan menegur jika ada tindakan dari kader HMI yang tidak berkenan di hati.
"Terimakasih pada pak Gubernur dan jajarannya, pak Walikota dan semua jajarannya, para stakeholder serta HMI Cabang Ambon sebagai tuan rumah, terimakasih atas dukungan yang telah diberikan," ujarnya.
"Kalau misalnya ada tindak kader HMI yang tidak berkenan di hati, kita harap bisa disampaikan pada kami selaku penanggungjawab. Insya Allah kami akan atasi," katanya lagi.
Kongres HMI ke-30 rencananya akan dipusatkan di Universitas Pattimura (Unpatti). Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dijawalkan hadir untuk membuka acara sekaligus sebagai stadium general.
"Kami siap menyambut Presiden dan Wakil Presiden, serta senior-senior HMI. Sudah kami persiapkan acara penyambutan khusus. Insya Allah akan ada surprise dari kami buat Presiden, Wakil Presiden dan para senior," kata Ami.
Berjalan lancar
Ami optimis Kongres HMI ke-30 di Kota Ambon, Maluku berjalan lancar. Ia mengaku sudah mengecek semua persiapan yang telah diupayakan panitia.
"Saya tiba di Ambon sejak kemarin. Saya sudah cek, mulai dari tempat acara, penginapan, dan lain-lain itu sudah siap. Insya Allah semuanya lancar," ujarnya.
Sebagai bagian dari penanggungjawab acara, Ami mengaku akan bekerja optimal agar Kongres HMI berjalan lancar.
Ami tidak ingin ribuan kader HMI yang datang dari seluruh provinsi di Indonesia, kecewa kepada panitia atas penyelenggaraan acara.
"Ribuan kader HMI akan datang ke Ambon. Mereka harus dilayani. Apa yang mereka butuhkan, yang ada kaitan dengan kebutuhan Kongres harus terfasilitasi. Itu semua sudah kami siapkan. Jangan khawatir," ujar Ami.
Ami pun berharap kepada kader HMI yang datang ke Ambon bisa menjaga tata krama agar kehadiran mereka bisa diterima masyarakat setempat.
"Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus menjaga diri, apalagi kader yang belum datang ke Ambon sebelumnya. Kesopanan harus tetap dijaga. Insya Allah kader HMI tidak perlu diajari bagaimana cara membaur dengan masyarakat," kata Ami.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
-
OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran