Aaron Feis, laki-laki berusia 37 tersebut menjadi satu dari 17 korban tewas dalam pembantaian Nikolaus. Aaron adalah pelatih sepak bola di sekolah tersebut. Sedangkan Tyler adalah salah satu pemain kesayangannya.
Saat matahari terbenam, di tengah kerumunan orang yang masygul di taman duka itu, Tyler dan rekan-rekan satu timnya membentuk lingkaran dan saling menggenggam tangan.
Mereka berdoa untuk Aaron, dan juga untuk rekan setimnya, asisten pelatih, serta direktur atletik SMA Marjory Stoneman Douglas yang tewas di tangan Nikolaus.
Mereka mengenang sang pelatih. Aaron adalah sosok populer di mata mereka, dan juga siswa lain. Sebab, selain sebagai pelatih, Aaron juga satpam sekolah yang selalu menyapa siswa di gerbang sekolah, setiap hari.
Aaron dikenal sebagai sosok jenaka, yang kerap duduk di mobil golf sembari mengacungkan jempol serta mengumbar senyuman kepada siswa.
"Dia peduli kepada kami sebagai manusia, tidak hanya sebagai pemain bola," tutur William Pringle (17), yang berhasil melarikan diri dari sekolah saat terjadi pembantaian.
Carly Novell dan Tragedi 1949
Carly Novell tergopoh-gopoh menuju sebuah almari sekolah untuk bersembunyi, ketika mendengar suara senapan semi-otomatis AR-15 menyalak.
Baca Juga: Sandiaga Anggap Pengemis Berkumpul Saat Imlek sebagai Tradisi
Novell adalah murid senior SMA Marjory Stoneman Douglas. Remaja berusia 17 tahun itu juga merupakan editor majalah triwulanan sekolah, “The Eagle Eye”.
“Aku bersembunyi di dalam almari, selama horor itu,” tuturnya.
Selama di dalam lemari, Novell mengakui mengingat tragedi penembakan massal di Camden, New Jersey, tahun 1949.
Ia mengetahui kisah itu dari sang ibu. Sebab, keluarga ibunya termasuk dalam korban pembantaian tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian