Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan alasan keharusan Indonesia menenggelamkan kapal pencuri ikan. Terutama kapal-kapal asing yang melakukan illegal fisihing di kawasan perairan NKRI.
Susi Pudjiastuti hadir sebagai salah satu narasumber dari acara bedah buku 'Laut Masa Depan Bangsa'. Dalam kesempatan tersebut, Susi membeberkan perihal apa yang melatarbelakangi dirinya melakukan upaya penenggelaman kapal-kapal nelayan asing.
Susi mencatat tahun 2001 Indonesia memberikan izin kapal-kapal asing penangkapan ikan di perairan negara.
"Itulah yang memulai massif dan resmi illegal fishing merebak ke seluruh wilayah Indonesia. Karena apa? Mereka sudah punya izin resmi. Izin resminya dicopy, izinnya 1 kapalnya 10," bongkar Susi di Ballroom Mina Bahari III Lantai 1 Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018) siang.
Kongkalikong sejumlah birokrat ditengarai penyebab timbulnya pencurian ikan. Mulai dari proses regulasi hingga praktek pengawasan di lapangan.
“Saya bercerita ini untuk memperlihatkan betapa kompleks dan banyak hal kecil yang jadi PR. Kita komitmen tenggelamkan kapal. 336 kapal sudah kita tenggelamkan dan lebih dari 7.000 kapal hengkang dari Indonesia,” ujar menteri kelahiran Pangandaran ini.
Pemberantasan pencurian itu juga dilakukan agar Indonesia mampu surplus dari sektor perikanan. Itu bisa tercapai jika Indonesia mampu menjaga kedaulatan laut.
“Produksi ikan yang dijual di tempat pelelangan ikan menunjukkan trend yang meningkat dan efeknya ke kesejahteraan petani juga. Ternyata meningkat, dari 2014 kenaikan tajam turun di 2016 lalu naik lagi di 2017,” kata Susi. (Priscilla Trisna)
Baca Juga: Menteri Susi: Empat Kapal Asing Penyelundup Narkoba Ditangkap
Berita Terkait
-
Dikalahkan Menteri Susi, Sandiaga Kondangan dan Diejek Memalukan
-
Duel Vs Sandiaga, Menteri Susi: Anak Muda Kurang Ajar!
-
Menteri Susi Ingin Sumbang Angsa di Danau Sunter, Tapi Takut Ini
-
Menteri Susi Rela Jadi Ronggeng Monyet Demi Jakarta Bersih
-
Setelah Sandiaga, Menteri Susi Mau Tantang Seluruh Kepala Daerah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
-
Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS
-
Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris
-
Rudal Iran Bongkar Borok Orang Yahudi! Saling Tuding Antisemit Demi Masuk Bunker
-
Menhub Prediksi Ada 285 Ribu Kendaraan Saat Puncak Arus Balik Lebaran Hari Ini
-
KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026
-
Momen SBY, Anies Baswedan dan AHY Ngobrol Santai Saat Halalbihalal di Cikeas
-
Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu