Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum tindaklanjuti kemenangan Partai Bulan Bintang dalam gugatan ajudikasi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). KPU menunggu salinan putusan dari Bawaslu.
Komsioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Ilham Saputra sudah tahu jika PBB menangkan gugatan di Bawaslu. Hingga PBB diputuskan menjadi peserta Pemilu 2019.
“Karena kemarin kan di bacakan, nah sekarang kami sedang menunggu surat tersebut agar pleno punya dasar. Apakah kemudian bisa banding ataukah kita putuskan PBB jadi peserta Pemilu 2019,” ujarnya usai di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Senin (5/3/2018).
KPU akan pelajari fakta persidangan dan putusan di Bawaslu itu. Paling lambat, KPU sudah putuskan sikap 3 hari setelah putusan, yaitu Rabu (7/8/2018).
“Kita melihat beberapa fakta persidangan dan putusan. Nah kita sedang menunggu ini, apakah kemudian akan dikirimkan hari ini. Karena kan dalam putusan Bawaslu, paling lambat 3 hari,” jelasnya.
Kemarin, Minggu (4/3/2018), Badan Pengawas Pemilu telah memutuskan PBB sebagai pemenang dalam gugatan sengketa hasil verifikasi Parpol calon peserta Pemilu 2019 yang PBB ajukan.
Dalam putusannya, Bawaslu menyatakan PBB memenuhi syarat sebagai pesert Pemilu 2019. Serta secara resmi menyatakan pembatalan Surat Keputusan (SK) Pemilu nomor 58/PL.01.1.-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang penetapan Parpol Peserta Pemilu 2019.
Dalam putusannya, Bawaslu juga menyatakan PBB memenuhi syarat sebagai peserta pemilu anggota DPR DPRD tingkat provinsi, kabupaten dan kota 2019. Bawaslu juga membatalkan Surat Keputusan (SK) Pemilu Nomor 58/PL.01.1.-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang penetapan parpol peserta Pemilu 2019 yang dibacakan KPU pada 17 Februari lalu terbatas pada diktum kedua yang menetapkan PBB tidak memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2019.
Baca Juga: PPP Minta Kekalahan KPU atas Gugatan PBB Tak Dipolitisasi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal