Suara.com - Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian, membeberkan adanya dugaan praktik pungutan liar di Jalan Raya Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat selama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup jalan tersebut untuk kegiatan pedagang kaki lima (PKL). Dia juga mengaku, telah menyerahkan bukti-bukti temuan dugaan praktik pungli di Jalan Jatibaru kepada polisi.
"Sudah kami sampaikan ada buktinya, ada lampir," katanya usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (5/3/2018).
Namun, dirinya enggan membeberkan secara rinci siapa oknum yang melakukan aksi pungli terkait penataan PKl di Jalan Jatibaru. Dia beralasan, hal itu sudah masuk ke materi penyelidikan polisi.
"Itu sudah masuk lidik, jadi kami enggak bisa (sampaikan)," kata dia.
Jack menyampaikan, ada beberapa PKL yang mengaku diperas sejumlah oknum. Hal itu, menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan Cyber Indonesia di Jalan Jatibaru. Namun, dia tak mau membeberkan siapa oknum yang bermain pungli, selama PKL difasilitasi Pemprov DKI untuk berdagang di jalan tersebut.
"Ya, kami survei langsung. Kita kan enggak tahu duit lari kemana," kata Jack.
Menurut dia, adanya praktik pungli di Jalan Jatibaru diperkuat dengan hasil investigasi sebuah acara yang dipimpin Najwa Shihab versi Youtube. Dari pemaparan di acara itu, kata Jack, diduga total uang pungli yang dikeruk oknum di Jatibaru mencapai miliaran rupiah selama satu bulan.
"Jadi, berdasarkan analisa dan dari Najwa Sihab juga itu memperkuat juga. Bisa dilihat rekamannya di YouTube Najwa Shihab, jadi sumbernya juga dari Najwa Shihab dan ikuti kami juga investigasi juga," kata dia.
Sebelumnya, komunitas Cyber Indonesia melaporkan Anies ke Polda Metro Jaya pada Kamis (22/2/2018) malam. Anies diduga melanggar aturan soal penutupan Jalan Jatibaru.
Baca Juga: Polisi Periksa Pelapor Anies Terkait Penutupan Jatibaru untuk PKL
Laporan tersebut telah diterima polisi dengan nomor LP/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. Dalam laporan itu, Anies diduga melanggar Pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba