Suara.com - Karangan bunga berdatangan untuk pendiri waralaba Matahari yang sekaligus bos besar Taman Wisata Matahari, Hari Darmawan. Hari ditemukan tewas di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018) pagi.
Jenazah akan disemayamkan di Rumah Duka Kertha Semadi di Jalan Cargo Permai, Ubung Kaja, Denpasar. Bunga sudah berdatangan ke sana sejak sore tadi.
Karangan bunga datang dari Hypermart, Pizza Hut, Food Mart dan beberapa bunga dari rekan Hari.
Tidak hanya karangan bunga ucapan bela sungkawa, karyawan Matahari pun juga mulai datang.
Nyoman Yasa salah satu mantan karyawan matahari datang ke rumah duka untuk mengucapkan berbelasungkawa.
"Kami datang ke sini untuk menyambut jenazah almarhum. Pastinya juga untuk mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga beliau," terangnya.
Saat ini ambulan milik Rumah Duka Kertha Semadi sudah berangkat menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekira pukul 23.00 Wita.
Jenazah almarhum diterbangkan dari Jakarta menuju ke Bali sekira pukul 21.00 Wita. Jenazah akan tiba di Denpasar pukul sekira 24.00 Wita.
Saat ini di rumah duka sudah terlihat kursi-kursi ditata dengan rapi dengan meja-meja. Sementara itu pihak keluarga belum ada yang terlihat.
Baca Juga: Kisah Hari Darmawan, Bangun Taman Wisata Murah untuk Kelas Bawah
" Ya sepertinya keluarganya belum ada yang datang. Hanya kami saja, ini mereka karyawan Matahari," terangnya.
Yasa yang sudah bekerja di Matahari selama 22 tahun itu mengaku syok mendapat berita bahwa mantan bosnya meninggal.
"Ya kaget saja mendengar beliau meninggal," pungkasnya. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
-
Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kematian Pendiri Matahari
-
Rumah Duka di Denpasar Bersolek Sambut Jenazah Pendiri Matahari
-
Kisah Hari Darmawan, Bangun Taman Wisata Murah untuk Kelas Bawah
-
Jenazah Pendiri Matahari Diterbangkan ke Bali untuk Dikremasi
-
Pendiri Matahari Tewas di Sungai Ciliwung, Diduga Terpeleset
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Antisipasi Demo Besar, 18.504 Personel Disiagakan di Jakarta Pusat
-
Babe Haikal Apresiasi Langkah Bobby Nasution Majukan Industri Halal Bagi UMKM Sumut
-
Sempat Tegang Gara-Gara Satpol PP, Massa Depan DPR Dengungkan 'Jaga Jakarta'
-
Paparkan Gagal-Berhasilnya Ekonomi, Aktivis Mahasiswa: Kritik Anggota DPRD Medan Harus Pakai Data
-
Mitchell Baker Satu-satunya Pemain yang Selamatkan Muka Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Aktivis GMNI Dijemput Polisi dari Rumahnya, Diduga Terkait Jaringan Anarko
-
Diminta Fokus Bisnis Konstruksi, Waskita Karya Bubarkan Waskita Bali Mandara
-
Bukan Cuma untuk Wajah, Ternyata Skincare Wondermis Bisa Jadi Body Care Hack untuk Area Gelap
-
BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik
-
Keunggulan Sunscreen Wardah Warna Pink, Bisa Jadi Primer dan Cerahkan Kulit Kusam