Suara.com - Kadek Suwardana selaku Store Manajer Duta Plaza Matahari Denpasar, Bali, menuturkan sosok pendiri Matahari Departement Store, Hari Darmawan selalu menganggap semua karyawannya yang ada di Pulau Dewata seperti keluarga sendiri.
"Beliau tidak pernah menganggap karyawannya sebagai pegawai semata, namun Bapak Hari Darmawan justru lebih dari itu, karena beliau bisa mengayomi karyawannya dan membimbing kami seperti keluarganya sendiri," ujar Kadek Suwardana saat ditemui di Rumah Duka Kertha Semadi, Denpasar, Bali, Sabtu malam (10/3/2018).
Sosok almarhum Hari Darmawan, kata pria yang mengaku telah bekerja sejak tahun 1996 ini menuturkan, juga memiliki semangat kerja keras yang tinggi dan bisa memberikan motivasi kepada karyawan untuk membangun perusahaan lebih baik.
"Kami sangat berduka atas kepergian beliau dan merasa kehilangan beliau, karena beliau tidak ada jarak antara karyawan dengan 'owner'nya," ujarnya.
Kadek Suwardana juga menilai kepribadian almarhum tidak pernah marah dengan karyawannya, namun justru memberikan spirit membangun kepada karyawan agar bekerja lebih profesional.
"Beliau bisa memberikan kritikan yang membangun kepada karyawannya," ujarnya.
Karyawan di Duta Plasa Matahari, Jalan Dewi Sartika, Denpasar jumlah sebanyak 700 orang.
Mendengar kabar ini, kata Suwardana, pihaknya sangat kaget karena baru mendengar kabar pada Sabtu pagi (10/3/2018) dan tidak memiliki firasat apapun sebelum beliau pergi selamanya.
"Terakhir kali saya ketemu beliau saat di Bandara Ngurah Rai. Beliau saat itu akan pergi dari Denpasar ke Bogor dan saya berangkat dari Denpasar menuju Jakarta," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Gaya Prabowo Hadapi Konglomerat Berbeda dengan Jokowi: Tertutup, Berbasis Data Satgas
-
Prabowo Kumpul Bareng Lima Konglomerat, Janji Perkuat Segala Lini Investasi
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Riza Patria Soroti Perjalanan Politik Prabowo dan Pesannya bagi Para Taipan
-
Siapa 'Indonesian CIA' dan Konglomerat di Epstein Files? Dibahas Bersama Mata-Mata Israel
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM