Suara.com - Sebanyak enam unit gerbong Kereta Api (KA) batubara rangkaian panjang (babaranjang) terbalik dan anjlok. Kejadian itu terjadi di Dusun IV Desa Suka Merindu, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, sekitar pukul 23.45 WIB, Sabtu (17/3/2018) kemarin.
Anjloknya babaranjang ini diduga lantaran kekuatan rel kereta api (KA) tidak stabil. Kondisi itu mengganggu jadwal kereta api lain.
Jadwal kereta molor hampir 15 jam. Tak hanya itu, batubara yang berada di babaranjang tersebut pun tumpah ke tepi rel.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Informasinya, Kereta Api Babaranjang KA 3031C berangkat dari arah Muara Enim menuju daerah Tarahan Bandar Lampung, diduga perlintasan kereta api di KM 303 - 9 di dekat Stasiun KA Desa Suka Merindu anjlok.
Menurut keterangan petugas jaga PJKA, Ainu Rofix, anjloknya kereta api tersebut diduga karena rel ataupun perlintasan yang tidak.
"Saat ini, sekarang perlintasan kereta yang ada di stasiun sudah dalam kondisi aman dan lancar tidak terganggu serta situasi aman dan kondusif,” ujarnya.
PJKA telah melakukan perbaikan rel agar segera bisa dilalui, kemudian mengangkat yang terbalik dengan menggunakan kereta api Kumbon Karno dan mengangkat batubara yang tumpah secara manual dengan bantuan penduduk setempat.
Untuk gerbong KA yang anjlok antara lain, Gb.5012039 (26)2as, Gb.5012066 (27)4as, Gb.5012014 (28)4as, Gb.50122373 (29 ) 4as, Gb.5013084(30) 4as, Gb.5012381 (31 )4as.
Kasubag Humas Polres Muara Enim AKP Arsyad membenarkan adanya laporan kereta yang terbalik di Desa Suka Merindu.
Baca Juga: Harga Batubara Naik, PGN Optimis Potensi Bisnis PLTG Meningkat
“Petugas kita sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian meminta keterangan dari saksi yakni masinis kereta Hasan Alkaf beserta Asisten Masinis Danang Nugroho Serta Kepala Stasiun Suka Merindu Suhono,” pungkasnya. (Andhiko)
Berita Terkait
-
ESDM Tetapkan Harga Batubara Khusus untuk Kelistrikan
-
Harga Jual Batubara untuk PLTU Dalam Negeri 70 Dolar AS per Ton
-
WALHI Galang Kekuatan Perempuan Lawan Industri Tambang Batubara
-
PP Harga Batubara untuk DMO Masih Tunggu Keputusan Jokowi
-
Pakar Melihat Ada Masalah di Penetapan Harga Batubara Domestik
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut
-
1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas
-
Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik
-
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan
-
Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup
-
Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak
-
Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif
-
Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?
-
DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?
-
Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan