Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan batal membuka acara Musrenbang Rencana Kerjasama Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jakarta Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Administrasi Kepulauan di kantor Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Provinsi Jakarta, Rabu (22/3/2018).
Rencananya rombongan Anies dan anak buahnya di Satuan Kerja Perangkat Daerah berangkat dari dermaga Pantai Marina Ancol pukul 07.00 WIB. Namun sekitar pukul 07.40, kapal gagal diberangkatkan lantaran cuaca yang buruk.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mendapatkan informasi dari Otoritas Pelabuhan Marina. Pelayaran menuju Kepulauan Seribu atau sebaliknya dibatalkan lantaran cuaca yang buruk.
"Kita ada di otorita Pelabuhan Marina ini yang menginformasikan, bahwa ketinggian gelombang itu mencapai dua meter dengan angin berkecepatan 20 knot arah barat daya. Hal ini mengakibatkan bahwa pelayaran menuju Kepulauan Seribu atau sebaliknya tidak dilaksanakan," ujar Sigit di dermaga Ancol, Jakarta Utara.
Sigit sudah menyarankan kepada Anies untuk kembali ke Balai Kota. Meski demikian kata Sigit kegiatan Musrenbang di Kepulauan Seribu tetap berlangsung.
"Pak gubernur jadi tadi sudah on the way ke sini, kami dan tim menyarankan beliau karena memang dari otoritas pelabuhan tidak memberi izin untuk belayar, maka kami sarankan beliau kembali ke kantor. Sementara kegiatan di kabupaten tetap dilaksanakan oleh pejabat di kabupaten," ucap Sigit.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)
"Jadi yang paling utama adalah safety, kita tentunya mengikuti semua aturan dan ketentuan. Kalau dari otoritas pelabuhaan menyarankan tidak bisa berangkat tentu kita akan melaporkan sebagaimana yang disarankan," tandasnya.
Baca Juga: Anies Baswedan Tantang Pegawai TransJakarta Berkepala Plontos
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Tantang Pegawai TransJakarta Berkepala Plontos
-
Anies Masih Cari Tim Gubernur Bidang Pesisir dan Lapangan Kerja
-
Banyak Sampah Kulit Kabel di Gorong-Gorong, Anies: Ada Pencuri
-
FPI Nilai Ormas Islam Pendemo Anies Tak Paham Kerja Gubernur
-
Persija Boleh Gunakan SUGBK, Tapi Bukan Sebagai "Home Base"
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik