Suara.com - Warga Batam, Kepulauan Riau, mendadak geger pada Senin (26/3/2018) sore. Itu setelah tersiar kabar seorang perempuan ditemukan tewas di dalam kamar indekosnya, Kampung Teluk Bakau, RT3/RW9 Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa.
Belakangan diketahui nama perempuan itu adalah Abelia Delta Wahyuni alias Meli. Mayatya kali pertama ditemukan induk semangnya, Hariyanti, Senin sore pukul 17.30 WIB.
“Saya awalnya curiga setelah mendapat SMS (layanan pesan singkat ponsel) dari temannya Amel. Isi SMS itu cukup mercurigakan,” kata Hariyati seperti dilansir Batamnews—jaringan Suara.com, Selasa (27/3).
Setelah mendapat SMS, Hariyati lantas berusaha mengecek ke kamar korban. Melalui jendela, ia melihat Amel tertelungkup di atas kasur tempat tidur.
Awalnya, Hariyati tak bisa memastikan kondisi Amel, yang saat itu tertutup kain selimut.
Karena curiga, Hariyanti memanggil suaminya, setelah sempat memanggil nama Amel dari celah jendela tapi tak mendapat respons.
Hariyati dan sang suami kembali berupaya memangil Amel dari celah jendela, tapi tak terbalas. Mereka kemudian memanggil warga dan langsung menghubungi polisi setelah mencurigai Amel tewas.
Saat diperiksa, Meli ternyata sudah dalam kondisi tak bernyawa. Tidak itu saja, di bagian kepalanya ditemukan cukup banyak darah.
Kapolsek Nongsa Komisaris Albert Sihite menuturkan, aparat sudah melakukan olah tempat kejadian perkara pada Senin malam.
Baca Juga: RS Kanker Dharmais Akan Tingkatkan Fasilitas Onkologi Anak
“Sementara diketahui ada luka bekas benda tumpul di bagian kepala korban,” kata Sihite.
Kekinian, Sihite menuturkan polisi masih menyelidiki penyebab kematian Meli tersebut.
Berita ini kali pertama diterbitkan batamnews.co.id dengan judul "Seorang Perempuan Ditemukan Tewas dengan Penuh Luka di Batam"
Berita Terkait
-
Pekerja Bengkel Tewas Setelah Angin Dimasukkan Lewat Lubang Anus
-
Cemburu, TKI Dibunuh dan 3 Hari Disimpan dalam Lemari di Malaysia
-
Teganya, Akun Bunuh Ayahnya Setelah Berkelahi dengan Kakaknya
-
Kisah Hari Darmawan, Bangun Taman Wisata Murah untuk Kelas Bawah
-
Pengakuan Aldi, Pembacok Sadis Hingga Korbannya 'Mandi Darah'
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu